Posts Tagged ‘cinta’

Cinta Di Sarapan Pagi

July 2, 2017

“Apapun yang telah kau lakukan untuk dirimu sendiri atau untuk kemanusiaan, jika kau tidak bisa memberikan cinta dan perhatian terhadap keluargamu sendiri, lalu apa yang sudah kau lakukan?” – Elbert Hubbard

“Papi, bikinin aku sarapan dong?” Kata-kata indah yang meluncur dari mulut mungil pagi ini, dengan senyum khasnya meluluhkan hati. Dengan segera saya mengecek nasi di magic jar dan masih aman isinya, sarden yang dimasak Oma tadi malam yang barusan di panaskan juga siap disajikan, sarden pedas pilihan si pumpkin sendiri kemarin sore menemani omanya belanja, dan saya akhirnya menyiapkan tambahan lauk, menggoreng tahu yang tadi pagi saya beli dari Mang tahu bandung yang sering keliling kompleks tiap akhir pekan. Jadilah sarapan sederhana yang dinikmati dengan lahap dan nikmat oleh si pumpkin. 

Bukan makanan yang mahal dan susah kan? Yang mahal adalah disajikan dengan kasih sayang, yang susah adalah berani mengambil keputusan melayani anak dengan kasih sayang dan menyenangkan hatinya. Saya ingin bahwa di masa kecilnya, papinya adalah seorang pria yang dengan penuh cinta memberikan pertolongan sederhana yang akan di ingatnya nanti, seperti pagi ini menyiapkan sarapan untuknya.  Suatu saat dia bisa mendapatkan seorang pria pendamping yang juga menyayangi dan mengasihinya dengan tulus dalam memberikan bukti cinta kepadanya.

Cinta dalam sarapan pagi ini adalah sebuah kenikmatan tersendiri buat saya. 

Cinta Dari Dapur

June 28, 2017

“Food is symbolic of love when words are inadequate.” – Alan D. Wolfelt 

Makanan adalah simbol cinta ketika kata-kata tidak cukup, begitu katanya mas Alan diatas. Kalau saya sih percaya banget hal di atas terjadi dalam kehidupan ini, dan memang itulah yang saya alami hari ini. Tadi siang sehabis beres-beres kamar karena banyaknya debu yang sudah nempel disana-sini rasa lapar sudah menyerang dengan sangat. Begitu saya bilang lapar, Mami Mertua saya dengan segera menyiapkan makan siang spesial yang di masaknya dari pagi. Oh iya, spesial buat saya khusus katanya jadi hadiah ulang tahun. Dan nama makanan itu adalah sambel tumpang. 

Mungkin belum banyak yang tahu apa itu sambel tumpang. Sambel tumpang ini adalah masakan dari campuran tempe dan bumbu-bumbu yang dimasak sedemikian rupa hingga menyerupai sup kental. Setelah searching di Mbah Google akhirnya saya menemukan resepnya di cookpad.com, berikut resepnya kalau mau dicoba :

Bahan-bahan : 

1/2 papan tempe semangit (tempe umur 3 hari)1/2 papan tempe baru3 siung bawang putih3 butir bawang merah10 buah cabe rawit (merah dan hijau)2 butir kemiri2 cm kencur2 cm lengkuas, geprek1/2 batang serai, geprek2 lembar daun salam1 lembar daun jeruk500 ml air150 ml santan kental4 buah tahu putih, potong kotak2, gorengsecukupnya garam, gula pasir, merica bubuk, kaldu bubuk
Langkah Memasaknya: 
1. Rebus 500 ml air + tempe + bawang merah + bawang putih + cabe + kemiri + kencur sampai empuk, angkat..tiriskan.. air sisa merebus jangan dibuang
2. Haluskan terlebih dahulu cabe + duo bawang + kemiri + kencur.. disusul dg tempe.. aQ dihaluskan kasar ajj.. biar berasa tekstur tempe’nya
3. Masukkan tempe yg dihaluskan ke air rebusan tadi.. tambahkan bahan geprek + santan + bumbu2 lainnya
4. Nyalakan kembali api kompor.. masak sampai santan mendidih.. masukkan tahu goreng.. masak sampai air agak menyusut..
5. Sajikan dg nasi hangatt 🙂 bisa disiramkan disayur rebus.. atau kacangpanjang dan tambahan lauk lainnya.

Sambel tumpang ini adalah salah satu masakan favorit saya. Biar asalnya ndeso tapi ngangenin dan spesial. Kalau dulu sebelum nikah, ibu saya yang memasaknya, sejak nikah dan saya mengajak mami mertua saya pulang kampung dan dia yang orang Sunda bisa belajar memasak masakan khas Jawa ini jadi seperti masakan ibu saya yang spesial juga buat saya mantunya. Rahasia lainnya adalah mami mertua saya adalah juga jago masak buat catering dijamannya. 

Jadi Cinta Dari Dapur itu sangat nyata dan indah. Dan tentu saja Sambel Tumpang itu spesial. 

Kita Ini Keluarga Beruntung

June 4, 2017

“I sustain myself with the love of family” Maya Angelou

Langkahnya sigap menuju tempat parkir motor setelah kenyang dengan sarapannya nasi kuning dengan lauk telor dan bihun goreng. Perbincangan sambil memakai jaket dan helm sebelum pulang terlontar dari bibirnya yang mungil itu, “kita ini keluarga beruntung!” 
“Ehm…maksudnya apa Bby keluarga yang beruntung itu?” Tanya saya
“Yaaa…beruntung saja pap, pokoknya beruntung!” Jawab si Abby.
Dan perjalanan pulang pun di mulai, sepanjang jalan nyanyian kecil berbagai macam lagu disenandungkannya lagi. Sembari menahan panas dan kantuk yang menyerang, saya bertahan dan menikmati keberkahan kami di atas sadel motor siang ini.

Namun pikiran saya tentang apa yang di ucapkan  Abby masih saja menggangu, mengganggu untuk mencari tahu apakah memang seperti yang ada di dalam pikirannya benar menggunakan kata beruntung sebagai perwakilan perasaannya dan kebahagiaannya di keluarga ini? Jadi saya mulai mencari tahu kata beruntung ini dan mendapati di kbbi.web.id memberikan tiga arti yaitu berlaba atau mendapat laba, bernasib baik; mujur; bahagia dan terakhir artinya berhasil atau tidak gagal.

Wow…jadi sekarang saya tahu, mengapa Abby mengatakan kalau kita ini keluarga beruntung, karena kita masih diberikan nasih baik, mujur dan yang jelas bahagia. 
Terimakasih nak sudah membawa keberuntungan dan menjadikan kami lebih banyak menghitung keberhasilan dan “laba” kehidupan di bandingkan dengan kesusahan, kegagalan dan hal-hal yang tidak baik yang datang dalam hidup kita.

Kita memang keluarga beruntung!

“Orang yang berpegang teguh pada hikmat akan mengalami hidup yang sejati dan bahagia.” Amsal 3:18 (BIMK)

Sabtu Bersama Masak

June 3, 2017

“Memasak adalah sebuah CINTA yang diwujudkan nyata”

Sudah lama berniat untuk membuat sebuah masakan sederhana bersama-sama, terutama sambil mengajari si Pumpkin berkegiatan positif, menarik, murah dan menyenangkan. Padahal dari kemarin nggak ada niat, eh begitu tadi pagi nganterin Oma belanja, langsung saja tercetus ide untuk memasak sesuatu yang tertunda. Yups…membuat nugget tahu homemade. Sebenarnya idenya dari rasa iri karena tantenya si Pumpkin alias mama El dan Na sudah berkali-kali membuat sendiri nuggetnya, berhasil dan menyenangakan buat anak-anak plus sehat karena bikinan sendiri.

Jadi tadi selain belanja buat masakan hari ini ditambahin sedikit belanjaannya untuk praktek bikin nuggetnya. Setelah semua bahan disiapkan mulailah acara masak-memasak sederhana ini. Dan si Pumpkin begitu semangat mengerjakan semuanya, menghancurkan tahu, memarut wortel dan bagian terakhir mengaduk semua adonan untuk disiapkan jadi nugget sebelum di goreng nanti. Semangatnya menjadikannya lupa bahwa dia belum sarapan hingga sepiring nasi dan tahu goreng habis disantapnya karena lapar sambil menunggu dikukus untuk nanti siap diolah lagi. Kami ngobrol bersama, membuat sebuah renungan sederhana tentang mengapa memasak itu seperti bertemu dengan Tuhan. Menemukan kebaikan Tuhan, menemukan bahwa dalam hidup itu tidak bisa menjadi tahu sendiri, harus ada telur, bumbu, sayuran dan lain-lain yang mendukung. Dan itu adalah mereka yang ditempatkan diantara kita, menolong dan memberkati hidup kita, juga menemukan proses dalam segala sesuatu, tidak ada hasil yang baik dan instan tanpa sebuah proses. Semua di mulai dengan hal yang sederhana, di olah bersama-sama, saling membutuhkan dan pada akhirnya menyatu menjadi sebuah masakan atau hasil yang menyenangkan. Proses menunggu mungkin membosankan dan menyebalkan tapi Tuhan berbicara bahwa kita bisa belajar bersabar menanti sebuah hasil yang baik. 

Ah, sudah nggak sabar ternyata dia…begitu selesai dikukus dan dicicipi sedikit jadi pengen segera di goreng saja nuggetnya. Seseorang menulis, “the secret ingredients is always love” bahwa bumbu rahasianya adalah selalu cinta. Yups…jika kita menyematkan cinta dalam apa saja yang kita lakukan semuanya akan bermakna. Sabtu bersama masak kali ini bumbu rahasianya jelas cinta, cinta yang menumbuhkan erat bonding keluarga dan pertemuan dengan Tuhan.

Sabtu depan masak lagi yuuk?

Cinta Ini Membunuhku

January 16, 2017

Ah…seperti akhir kalimat dari sebuah lagi yang saya nggak hafal sebenarnya, kalau nggak salah d’masiv ya. Saya menuliskan judulnya demikian karena memang begitu luar biasa cinta anak saya, Abigail yang dia tuliskan pada sebuah pesan Natal 2016 yang di tempelkan di mading sekolahnya.

Malam ini saya mendapatkan foto tulisannya dari si Mami dan sangatlah terharu saya membacanya. Bagaimana dia mengekspresikan perasaannya dengan penuh kejujuran dan doa yang tulus dia panjatkan untuk kesembuhan saya sangatlah menguatkan. 

Terimakasih ya Mbi untuk cintamu pada Papi, jika suatu saat nanti Papi sudah pulang ke surga kamu tahu betapa Papi mencintai dan menyayangimu. 

Tambahan Janji Nikah

November 21, 2016

Sore sudah menjelang sementara saya menahan gerah dan panas tidak bisa melakukan apapun selain meggeletakkan badan dengan menikmati kipas angin. Di samping saya istri yang kemudian mengajak saya ngobrol dan berkata, “jadi ternyata selama ini kamu menutupinya ya dengan bau harum dari semua minyak wangi yang kamu pakai…hahahaha!” “Iya hon, finally its revealed…. After 8 years of marriage, kamu tahu benar bahwa bau badanku luar biasa…hahahahaha!” Saya menjawabnya juga dengan tertawa.

Iya, sejak kejadian kecelakaan ditanggal pas waktunya kita merayakan ulang tahun pernikahan yang ke-8 saya mengalami patah tulang selangka, harus dibebat dan tidak bisa melakukan banyak hal. Terutama yang paling saya butuhkan adalah mandi, iya betul saya nggak bisa mandi sampai hari ini. Berhari-hari istri saya dengan penuh cinta mengelap dan membersihkan tubuh saya. Namun bagian pentingnya adalah…ketiak saya susah di lap, hingga minggu kedua bisa dilap pun ternyata bau badannya tidak mau menghilang. Sedikit berkurang saja sebentar sesaat pas di lap, bahkan deodoran pun tidak mampu melawan. Tapi ya sudah…mau bilang apa lagi. Saya sendiri saja nggak tahan apalagi orang lain. Hahahahahaha….sedih-sedih menjengkelkan rasanya.

Kemudian pembicaraan berlanjut, “harusnya dulu pas janji nikah ditambahin kata-katanya ya hon, …dalam keadaan bau badannya atau tidak, dalam keadaan bisa mandi atau tidak!” , saya jawab, ” yaaah…udah kejadian Mi, mau gimana lagi, hehehehehe!”

Terimakasih ya Hon, sudah mewujudkan janji suci pernikahan kita dalam tindakan kasih dan sayangmu yang luar biasa sampai hari ini, satu hal yang paling hebat kamu lakukan sampai hari ini adalah BERTAHAN tidur bersama dengan bau badanku yang aduhai ini. I love you full tenan!

7th

November 8, 2015

Hari ini tepat perayaan ulang tahun pernikahan kami yang ke 7. Tidak ada perayaan istimewa, candle light, cake, atau bahkan nongkrong manis sambil ngopi pun tidak diagendakan sebagai bentuk perayaan spesial. Hanya doa sebelum tidur semalam yang kami lakukan.

Justru hari ini kami menikmati apa adanya dirumah. Istri saya mencuci, saya membersihkan dapur, menemani anak tidur siang sementara si Mami nyeterika baju-baju. Dan, dengan iringan rintik hujan sore saya pun menikmati dalam secangkir kopi menghangatkan badan. Menjemput Oma didepan kompleks dengan berbasah ria naik motor. Dan menjelang malam kami kedatangan tamu dari Sentul, Nita dan Derry plus anak-anaknya yang akan mengadopsi  lima anak kelinci yang kami punya. Senang sekali akhirnya ada orang yang sayang binatang dan mau mengambilnya menjadi peliharaan. Kami pun mendapatkan kado ulang tahun pernikahan sebuah CD album lagu terbaru dari Sari Simorangkir eh juga kue dengan isi kismis yang lezat menemani teh manis panas yang kami sediakan.

Hampir malam air habis, jadi ditengah gerimis saya tenteng dua galon air isi ulang, sementara Mami sibuk menemani Abby belajar. Dan setelahnya, sambil menikmati semangkuk Supermie panas, saya nikmati sambil mendengarkan kotbah pastor Jose Carol tentang Thanksgiving, sangat amat menguatkan disaat kondisi dan situasi yang kami alami hari-hari ini. Selesai makan, ngepel dan mandi. Dan lanjut menyelesaikan tulisan ini. Ah…what a wonderful day! Once again just want to say… Thank you Lord, for everything that happens to us, both…its always a blessing.

CINTA

August 19, 2015

Saya tidak tahu seberapa banyak orang jatuh cinta dalam hidupnya, tapi kata @TwitFAKTA: Rata-rata orang diseluruh dunia jatuh cinta sebanyak 7 kali sebelum akhirnya menikah. Apakah benar? Saya sendiri merasa tidak, karena saya juga tidak mencari tahu, fakta ini didasarkan pada penilitian dimana dan siapa saja. Yang jelas dan pasti, setelah saya jatuh cinta yang terakhir dengan @mommie_abby, saya menikah dengannya. Cieeee….hahahahaha!

Kalau memang rata-rata jatuh cinta 7 kali sebelum menikah, berarti sudah putus cinta 6 kali plus patah hatinya ya. Saya berpikir ya lumayan juga lamanya perasaan dan pengorbanan yang sudah terjadi.

Tapi lain cerita dengan anak muda yang satu ini, namanya Yakub. Satu ayat ini menurut saya menjelaskan banyak hal yang mungkin anak muda sekarang harus belajar daripadanya. “Maka bekerjalah Yakub selama tujuh tahun untuk mendapat Rahel, dan baginya tahun-tahun itu berlalu seperti beberapa hari saja, karena cintanya kepada gadis itu.” (Kejadian 29:20 BIS). Bayangkan 7 tahun dirasakan seperti beberapa hari saja karena saking cintanya dengan Rahel. Bagaimana dia tidak saja bertahan dengan cintanya, tapi perjuangannya untuk tetap setia, optimis, fokus dan terus positif itu yang menurut saya benar-benar luar biasa. Kekuatan apa sebenarnya yang dia miliki? Apa yang membuatnya begitu keukeuh harus mendapatkan Rahel.

Ayat sebelumya menjelaskan kenapa Yakub cinta pada Rahel, “Lea matanya indah, sedangkan Rahel bertubuh molek dan berwajah cantik.” (Kejadian 29:17 BIS).”Yakub telah jatuh cinta kepada Rahel, sebab itu ia menjawab kepada Laban, “Saya mau bekerja selama tujuh tahun jika Paman mengizinkan saya kawin dengan Rahel.”” (Kejadian 29:18 BIS). Ahahahahaha, namanya laki-laki ya, mungkin karena tubuh molek, wajah cantik dan masih muda itu yang membuat Yakub tergila-gila pada Rahel.

No matter what the reason is, saya hanya menggarisbawahi bahwa cinta kekuatannya luar biasa. Mampu menaklukkan waktu dan segalanya. Setelah 7 tahun ternyata Yakub tidak mendapatkan Rahel malah diberi kakaknya Lea, dan dia harus bekerja 7 tahun lagi untuk mendapatkan Rahel. Dan akhirnya usahanya berhasil, 14 tahun dia bekerja pada Laban, paman sekaligus bapak mertuanya, dan cita-cita cintanya tergenapi. Saya masih membayangkan, 14 tahun dengan semangat cinta yang membara terus berusah untuk mendapatkan pujaan hatinya.

Saya sih nggak sampe 14 tahun, 7 tahun juga nggak. Hanya kurang lebih 2,5 tahun akhirnya saya menikah dengan gadis pujaan saya. Tapi saya juga mengembara dari Sragen sampe Jakarta untuk bisa mendapatkan Lia, bukan Lea yaa..! Haahahahahaha…cerita utuhnya..ah, banyak yang harus diceritakanlah ya. Nanti ketemu saja dengan saya. yang pasti anda yang belum ketemu jodoh terus semangat dan tetap berusaha. Yang sudah dapat, yaaa…sama juga terus semangat untuk membuat cintanya selalu membara. Kata orang, “apa arti hidup ini tanpa cinta”. Hahahahaha….

image

Selamat Ulang Tahun…Abigail.

August 13, 2015

image

Hari ini tepat 6tahun anakku Abigail Clarissa Amos. Papie bersyukur kamu hadir dalam kehidupan kami orangtuamu. Kami berterimakasih kepada Tuhan untukmu sebagaimana engkau ada. Terimakasih Mbi, kamu menjadikan hidup kami tidak hanya penuh warna tapi juga penuh berkat. Terimakasih telah mengijinkan kami membagikan setiap apa yang kami miliki. Terimakasih karena sejak kamu akan lahir kamu sudah mau bertarung dengan kerasnya dunia, ingat ketika kamu mau lahiran nak…papie telpon taksi sampai setengah jam tidak datang, akhirnya mami berjalan ke depan jalan raya dari rumah kontrakan kita, naik angkot dan papi bayar 50ribu untuk mengantarkan mami dan kamu ke rumah sakit. Bahkan kau sangat tenang…ya, waktu kami bilang, “nak…sabar ya, tenang jangan bikin mami sakit dulu, tahan sebentar…kita naik angkot kerumah sakit!” Dan kamu pun melakukannya dengan baik.

Tak terasa…sudah hampir 3 minggu kamu sekarang berseragam merah putih disekolah. Sudah SD. Begitu cepat tak terasa seingat kita kamu masih bilang “uwel…uwel” main rumah-rumahan diatas kasur, berulang kali dirawat dirumah sakit, dan kamu bertumbuh cepat sekaligus menggemaskan.

Papie bangga padamu, karena kamu anak yang penurut, anak yang mengerti dan mau berbagi dengan banyak hal yang terjadi yang kita bersama alami. Papie senang karena kamu bisa menikmati keadaan apapun yang kita lalui, jalan kaki, naik motor, naik angkot, naik metromini, taksi kalau kita lagi punya uang. Semuanya kamu bisa nikmati sembari bernyanyi. Bahkan setelah ulang tahunmu yang ke-3 disekolah waktu itu, kita meminta tidak lagi ada perayaan besar, kamupun mengiyakan…tanpa berdebat dan marah. Justru sekarang senang dan bisa berkata beberapa waktu sebelumnya, “nanti ulangtahunku kita keluarga aja ya pap, nanti papie bikin surprise pake kue malam-malam sambil nyanyi trus kita makan-makan aja keluarga …itu ditempat yang ada nyanyi-nyainya (live music-red)”. Bahkan, untuk hadiahmu pun kamu tidak meminta seperti tahun-tahun yang lalu. Aku disurpraisin aja …katamu.

Selamat ulang tahun Nak, maaf kalau papie dan mamie masih belum membahagiakanmu dengan melimpah. Tapi kami percaya, kebahagiaanmu meluap dengan limpah…seperti yang kau tunjukkan saat menikmati perjalanan kehidupanmu sampai hari ini.

Selamat ulangtahun Mbi, doa dan berkat papie menyertaimu. Kelak jika kau mau…kau bisa membaca tulisan papie dan mengenang setiap kebersamaan kita. Papie ingin mendampingimu sampai anak cucumu. Tapi jika Tuhan berkendak lain, kamu perlu tahu…papie selalu sayang kamu, selalu mendukungmu…bahkan jika benar cita-citamu jadi artis (hahahahaha) papie ingin melihatmu menjadi artis yang bersinar terang dengan kebesaran nama Tuhanmu!

Selamat berbahagia sayang…papie terus mendukungmu! Yang terbaik dalam kehidupanmu pasti datang…Tuhan memberkati!

Cantik

August 3, 2015

image

Nggak perlu banyak dikomentari kan?