Posts Tagged ‘bangga’

Sabtu Bersama (foto) Pak Presiden

July 15, 2017

Pagi ini berangkat bersama teman-teman Core Team dari DATE Fatmawati-1 menuju Bogor untuk survey gathering atau outing atau apalah pokoknya ngumpul bareng nanti. Dan sengaja kami menggunakan transportasi umum, naik kereta dan ngangkot adalah sebuah kenikmatan dan kebersamaan yang indah hari ini.

Sesampai di stasiun Bogor kami berganti angkot menuju ke Kebun Raya, tujuan wisata ini selain murah, menyenangkan sekaligus membuat sehat karena memaksa kami berjalan mengelilingi spot-spot berfoto yang cakep buat dipost di media sosial dan juga buat koleksi pribadi tentu saja. Dari depan danau, didepan istana, kuburan belanda, taman palem, museum zoologi, akhirnya nggak terasa sudah hampir jam 12 akhirnya makan es krim dan memutuskan untuk keluar dan hendak mencari makan siang di jalan Suryakencana. Namun keputusan tiba-tiba berubah hingga kita berjalan lurus dan akhirnya menemukan spot baru lagi berfoto di kumpulan taman pandan lalu lanjut di jembatan putih. 

Dan setelah mengambil foto di jembatan putih ternyata ada keramaian di depan, kita pikir karena ada acara sebuah perusahaan di depan resto tempat Obama dan pak Jokowi makan siang waktu itu. Dan kerumuman itu ternyata adalah pak Jokowi dan mas Kaesang yang lagi nyopirin mobil golf berplat RI1 sedang melayani masyarakat bersalaman dan foto bersama. Langsung saja kami nyemper deketin dan tampaknya sangat susah untuk bisa dekat berfoto, tapi pengawalnya pak Jokowi para paspampres itu mengatur dengan baik posisi orang-orang yang hendak berfoto. Pak Jokowi sabar banget bahkan selalu melihat hasil fotonya setiap kali orang habis berfoto. Making dekat dengan kita makin kita didesak dari depan dan belakang, hingga sampai digiliran langsung kita berlima maju ketika pengawalnya bertanya, “ini satu-satu atau rombongan?” Langsung dijawab salah satu dari kami, “rombongan pak!” Dan akhirnya kami bisa dekat pak Jokowi dan difotoin bareng, lumayan posisi saya jongkok di samping depannya pak Jokowi. Selesai difoto masih tempat salaman alias jabat tangan plus saya bilang sama mas Kaesang, “aku gelem dijak nge-vlog mas” dan dia cuma senyum doang. 

Bahagia banget lho, bangga dan terharu plus saya merasa sangat bersyukur punya pemimpin yang merakyat dan rendah hati juga sangat bersahaja. Saya bangga posting hari ini di Instagram dan Facebook saya. Dan biar moment ini abadi saya tuliskan di blog ini. 

Kalau ketemu orang nomer satu di negara ini saja saya begitu bahagia dan bersyukur, bagaimana jika nanti pada saatnya, waktunya saya bertemu dengan Pencipta saya di surga? Saya percaya pasti akan lebih indah dan membahagiakan tentunya! 
Eh setelah ketemu pak Jokowi tetep lapernya masih ada, wong masih nginjek tanah dan ternyata belum pindah alam. Hehehehe! Jadi kami lanjutkan acaranya menuju tempat makan, dan setelah naik angkot kami sampai tapi ternyata tutup tempat makan tujuan kami. Ya sudah, kami cari makan di tempat yang lain saja, meskipun sedikit kecewa paling tidak terobati dan bisa mengenyangkan perut kami semua.
Eh, sabtu ini indah banget ya, capek sih tapi puas. Apa lagi dengan momen yang indah berfoto bersama Bapak President. Kapan lagi bisa, iya kan?

Advertisements

Cinta Di Sarapan Pagi

July 2, 2017

“Apapun yang telah kau lakukan untuk dirimu sendiri atau untuk kemanusiaan, jika kau tidak bisa memberikan cinta dan perhatian terhadap keluargamu sendiri, lalu apa yang sudah kau lakukan?” – Elbert Hubbard

“Papi, bikinin aku sarapan dong?” Kata-kata indah yang meluncur dari mulut mungil pagi ini, dengan senyum khasnya meluluhkan hati. Dengan segera saya mengecek nasi di magic jar dan masih aman isinya, sarden yang dimasak Oma tadi malam yang barusan di panaskan juga siap disajikan, sarden pedas pilihan si pumpkin sendiri kemarin sore menemani omanya belanja, dan saya akhirnya menyiapkan tambahan lauk, menggoreng tahu yang tadi pagi saya beli dari Mang tahu bandung yang sering keliling kompleks tiap akhir pekan. Jadilah sarapan sederhana yang dinikmati dengan lahap dan nikmat oleh si pumpkin. 

Bukan makanan yang mahal dan susah kan? Yang mahal adalah disajikan dengan kasih sayang, yang susah adalah berani mengambil keputusan melayani anak dengan kasih sayang dan menyenangkan hatinya. Saya ingin bahwa di masa kecilnya, papinya adalah seorang pria yang dengan penuh cinta memberikan pertolongan sederhana yang akan di ingatnya nanti, seperti pagi ini menyiapkan sarapan untuknya.  Suatu saat dia bisa mendapatkan seorang pria pendamping yang juga menyayangi dan mengasihinya dengan tulus dalam memberikan bukti cinta kepadanya.

Cinta dalam sarapan pagi ini adalah sebuah kenikmatan tersendiri buat saya. 

Tuliskan

November 24, 2016

Sejak Abby mulai belajar menulis dan menyukai Tulis menulis dia menemukan keasyikan sendiri dalam menulis sekaligus mengungkapkan perasaannya. Beberapa waktu lalu kami juga belajar mengungkapkan syukur ku dalam sebuah tulisan sederhana semacam diary yang menceritakan apa saja yang kami syukuri setiap harinya. Dan Abby pun dengan sangat semangat menuliskan apa saja yang membuatnya bersyukur setiap harinya.

Hari Selasa yang lalu setelah tulang Sekolah Abby menyerahkan selembar kertas yang bertuliskan perasaannya, bagaimana dia berdoa untuk kesembuhan saya dan juga kerinduannya diboncengkan lagi setiap hari untuk berangkat sekolah, karena sejak saya sakit dia selalu berangkat ke sekolah lebih pagi dengan naik ojek online. Saya sangat senang bagaimana caranya mengungkapkan perasaannya lewat tulisan yang dia buat.

Hari ini saya membaca tulisan pemazmur yang berkat seperti ini, “Tulislah semua perbuatan TUHAN untuk angkatan yang akan datang, supaya bangsa yang belum dilahirkan dapat memuji Dia.” ​Mazmur 102:18 (BIMK). Dengan jelas saya di ingatkan bagaimana Tuhan begitu baik setiap waktu pada saya, hanya kadang mengungkapkan dengan cara menulis dirasa agak susah dan memakan waktu. Pada hal dengan berdoa dan berkata-kata secara langsung padaNya memang lebih mudah. Namun kata pemazmur, tulisan akan perbuatan Tuhan dapat menjadi pelajaran dan pengingat yang baik bagaimana Tuhan bekerja dan menolong kita untuk menunjukkan pujian juga penyembahan padaNya.

Kalau saya senang dan terharu dengan apa yang Abby lakukan, saya percaya Tuhan pun akan senang dan terharu dengan apa yang anak-anakNya tuliskan tentang perbuatan-Nya yang hebat dan ajaib itu. Terimakasih untuk inspirasinya ya Bby, terimakasih Tuhan saya berkesempatan menuliskan kebaikanMu dalam hidup yang saya jalani.

“Saudara sendirilah surat pujian kami, yang tertulis di dalam hati kami dan yang dapat diketahui dan dibaca oleh setiap orang.” 2 Korintus 3:2 (BIMK)  

CANTIK

June 14, 2013

Siang ini sedang menonton program tvedukatif di TVRI, ada program yang berjudul adiluhung, mengupas tentang budaya adat dan tradisi dari sebuah wilayah lokal di Indonesia. Ditengah-tengah acara tiba-tiba diselingi dengan sebuah quiz untuk anak-anak sekolah. Dan saat presenternya membacakan quiz untuk kelas SMU, pertanyaannya,” Ibunya cantik sekali, kalimat di atas mengandung unsur… a.kata sifat, b.kata benda”.

Dan sebelum semua pertanyaan dibacakan, tiba-tiba si Abby menyahut dengan jawabannya, “terimakasih…”.

Saya tertawa sambil geleng-geleng, Abby pikir presenter quiz di tv mengatakan,” Abigail cantik sekali” makanya dia menjawab,”terimakasih”.

Rasa percaya dirinya memang bertumbuh dengan baik, memberikan pengakuan pada dirinya dan gambaran dirinya yang baik, bahwa dia seorang wanita yang cantik. Atau juga memang turunan papinya yang narsis plus pede abis…hahahaha.

Eniwei, saya pikir saya sangat menikmati dan merasa penuh berkat saat mengetahui anak saya punya gambar diri dan pengakuan pribadi yang baik tentang dirinya, mengucapkan terimakasih atas pernyataan orang lain terhadapnya, paing tidak satu nilai yang baik yang terlihat darinya membuat saya bangga.

You are beautiful..no matter what!