Archive for the ‘inspirasi’ Category

Makanan Yang Diimpikan

November 5, 2017

Keinginannya untuk makan makanan kesukaannya dibawanya dalam doa hingga berbulan-bulan, dan akhirnya kemarin dia berhasil menikmatinya dengan sangat sukacita.

Nasi panas, cumi goreng tepung dan tofu dengan saus telor asin jafi bagian yang membuatnya bahagia. Disuapnya perlahan dan dikunyahnya dengan sangat nyaman menikmati setiap gigitan dan rasa yang tersaji di dalamnya. 

Berani menunggu, meskipun waktunya tak tentu. Berani beriman dan akhirnya kesampaian. Berani terus meminta dalam doa hingga jadi terlaksana. Terimakasih pelajarannya ya Pumpkin.

Advertisements

NOMBOK

September 19, 2017

Sore baru saja bergulir, beberapa saat saya baru saja sampai rumah dan si bulet sedang bersedih karena mendapatkan nilai yang baginya kurang memuaskan disalah satu mata pelajaran di tes kemarin. Jadilah saya berkeinginan untuk menghiburnya dengan mengajaknya jajan di warung belakang kompleks, sedikit uang saya dapatkan sore ini setelah sebuah penjualan di media sosial saya disambut berhasil dibeli. 

Dan tanpa diduga, tiba-tiba ketika kami berdua hendak berputar keliling kompleks, baru maju kurang lebih lima puluh meteran ban mobil belakang bergoyang. Segera saya bawa kembali pulang, sementara si bulet berlari di depan motor. Saya naikkam standar tinggi saya cek bannya tidak menemukan sesuatu yang menancap, sementara cairan penambal ban yang saya pasang meluber keluar sampai di luar ban tapi tidak menutup lubangnya. Jadilah saya bawa ke bengkel depan kompleks dan menemukan ternyata ban dalamnya sudah sobek. 

Jadilah sebenarnya nombok kali ini, buat isi bensin, bayar ban dalam dan jajan. Ya sudah, mau bilang apa lagi karena keadaannya menang demikian yang terjadi. Pelajarannya apa? Seorang pelatih pembelajaran yang saya tahu pernah mengatakan demikian, “jangan melekat dengan apapun” ya apapun, manusia, harga benda bahkan segala sesuatu. Saya jadi teringat dengan apa yang Tuhan Yesus katakan, “Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.” ​Matius 6:21 (TB), begitu mengalami kesulitan dalam hal keuangan, rasanya menang sangat sedih, sedikit yang didapat keluarnya mendadak banyak. Tapi Tuhan selalu mengajarkan tentang syukur, juga tentang sebuah peringatan bahwa hidup tidak bergantung pada harga benda, seperti dikatakan dalam Lukas 12:15 (TB)  Kata-Nya lagi kepada mereka: “Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu.”
Untuk pelajaran nombok hari ini saya bersyukur. 

Sayur Bunga Pepaya

May 28, 2016

Bunga pepaya di depan rumah sudah kesekian kalinya dipanen. Meskipun sudah saya potong dan kemudia tumbuh empat cabang baru Dan pagi ini Oma minta untuk dipanen lagi karena selain sudah mulai banyak bunganya juga ada rencana mau berbagi ke tetangga samping rumah yang mantunya selalu ngiler lihat bunga pepaya kita. Dengan semangat sabtu pagi yang membara setelah olahraga dan sarapan saya niatkan mulai mengambil bunga pepaya itu, sayangnya…saya terlalu pendek. Hahahahaha…memang kenyataannya demikian, saya harus pakai alat bantu, kursi didalam rumah saya buka dan naikin di bawah pohon pepaya, ternyata hanya memabantu sementara. Kemudian saya ambil tongkat bambu kecil yang saya kasih pengait kawat bekas jemuran untuk membantu saya menarik bunga-bunganya. Singkat cerita bereslah sudah saya memanen, giliran istri saya yang memilih dan memotong bagian yang dimasak, saya tinggal geletakan lagi dan Oma sudah bersiap-siap dengan bumbu-bumbu untuk memasaknya.

Nggak terasa, sudah jam 1 siang, habis selesai nyuci motor rasa lapar sudah mengejar-ngejar. Jadi waktu yang pas buat saya untuk menikmati makan siang. Dan tumis bunga pepaya dengan kangkung juga teri didalamnya sudah sangat menggugah selera plus ikan kembung goreng jadilah makan siang sabtu ini sesuatu yang sangat nikmat luar biasa. Ya sederhana saja, tapi penuh dengan kenikmatan dan keindahan, dari kecil saya tanam dan pisahkan pohon pepaya ini, melewati masa-masa kekurangan air, hingga harus dipotong dan kembali memunculkan bunganya menjadi sebuah perjalanan yang luar biasa. Saya menanam, menyiram dan memanennya, tapi untuk sampai dimeja makan ada tangan istri saya yang memilih dan oma yang memasak. Semua ada bagian-bagiannya yang menjadikan sayur bunga pepaya ini menjadi sebuah cerita.

Kenikmatan sederhana hari ini adalah sebuah pelajaran. Iya pelajaran bahwa, meskipun saya yang menanam, menyiram dan memelihara pohon pepaya hingga berbunga dan siap di masak pun semuanya tidak akan terjadi tanpa Tuhan yang memberi pertumbuhan pada pohon pepaya. Seperti kata Paulus pada jemaat Korintus, “Saya menanam dan Apolos menyiram, tetapi Allah sendirilah yang membuat tanamannya tumbuh.”
“Jadi yang penting adalah Allah, sebab Dialah yang menumbuhkan. Yang menanam dan yang menyiram tidak penting;””keduanya adalah sederajat. Masing-masing akan menerima upah menurut jerih payahnya.” (I Korintus 3:6-8 BIS). Terimakasih Tuhan untuk memberi pertumbuhan dan kehidupan pada pohon pepaya saya, dan tetap memelihara kehidupan saya dan keluarga.

Hadapi!

April 30, 2016
  1. “Tubuh dan pikiran akan tetap sehat, jika tidak dipaksa untuk menyesali masa lalu dan mengkhawatirkan masa depan. Cukup hadapi saja persoalan hari ini dengan bijak” – anonim

    “Oleh sebab itu, janganlah khawatir tentang hari besok. Sebab besok ada lagi khawatirnya sendiri. Hari ini sudah cukup kesusahannya, tidak usah ditambah lagi.” ” (Matius 6:34 BIS).

    “Jadilah bagiku seperti gunung batu tempat aku berdiam, yang mudah kucapai selalu. Sebab Engkau telah memutuskan untuk menyelamatkan aku, Engkaulah tempat aku berlindung dan bernaung.” (Mazmur 71:3).

KEKUATAN

January 18, 2016

“Jika engkau putus asa dalam keadaan gawat, maka engkau orang yang lemah.” Amsal 24:10 (BIMK)

“Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu.” Amsal 24:10 (TB)

“If you faint in the day of trouble, your strength is small!” Proverbs 24:10 (NET)

Ternyata besar dan kecilnya kekuatan tidak ditentukan oleh olah otot, ngegym dan angkat beban. Kekuatan di uji dengan keadaan, kesesakan, keadaan gawat dan kekuatan ternyata lebih mencengangkan lagi, ia terletak di dalam hati. Kalau saya bilang kuat, wah…bisa-bisa saya menyombongkan diri. Kalau saya bilang lemah, putus asa dan tawar hati itu artinya saya melemahkan kuasaNya dan tidak memberikan pengakuan bahwa Tuhan saya mampu, kuat dan bisa melemahkan masalah. Jadi?  Secara manusia saya akan mengakui kelemahan saya dan meminta pertolongan dan campur tanganNya memberikan kekuatan untuk menghadapi masa kesesakan dan tawar hati.

Bagaimana membuktikannya?

Seperti ini, Abby sering meminta saya menggendongnya. Namanya juga anak-anak, meskipun sudah 6 tahun dan memilik berat badan 27 kilogram….whhhuuuuuhhh, tetap saja dia dengan sengaja meminta untuk digendong. Tidak setiap waktu sih, namun tetap saja menggendong seberat itu sementara saya juga berpostur pendek aduhai begini, terlihat sangatlah lucu. Eniwei, gambaran sederhana ini saya pakai untuk menunjukkan bahwa seberat apapun berat badan, eh…beratnya keadaan yang saya hadapi saya masih tetap bisa meminta Bapa di Surga menggendong saya dan meringankan keadaan saya.

Abby percaya bahwa saya papinya mampu, kuat dan bisa menggendongnya dengan aman, nyaman dan nikmat. Begitupun kehidupan yang saya jalan, saya percaya penuh bahwa kekuatan saya tidaklah sekuat tantangan, tapi bersama Bapa saya, kami menanggungnya bersama-sama.

Empati si Abby

August 29, 2015

Wikipedia Bahasa Indonesia mendefinisikan Empati sebagai berikut Empati adalah kemampuan dengan berbagai definisi yang berbeda yang mencakup spektrum yang luas, berkisar pada orang lain yang menciptakan keinginan untuk menolong sesama, mengalami emosi yang serupa dengan emosi orang lain, mengetahui apa yang orang lain rasakan dan pikirkan, mengaburkan garis antara diri dan orang lain.

Jumat yang lalu Maminya Abby mengikuti pertemuan orang tua murid dan guru di sekolahnya Abby. Setelah pertemuan selesai kemudian dilanjutkan dengan pertemuan guru kelas masing-masing. Dalam pertemuan itulah guru kelas Abby bercerita kalau Abby anaknya penuh semangat dan selalu rajin di dalam kelas. Satu lagi dia senang sekali memberi dorongan semangat teman-temannya, kebetulan di samping kanan dan kiri tempat duduknya setiap kali melakukan tugas dari bu guru mereka sering terlambat selesai dan menangis, nah…si Abby kemudian senang memberi semangat supaya teman-temannya bisa selesai. Bagian yang lucu adalah kalau dia beberapa waktu yang lalu malah sering yang telat selesai kerjaannya karena terlalu peduli dengan teman-temannya yang menangis sampe lupa kalau kerjaannya sendiri belum selesai.
Terlalu ber-empati kali ya? Hahahahaha, tapi nggak apa-apalah, untungnya masih bisa kita ingatkan, supaya besok-besok lagi jangan sampai lupa menyelesaikan tugasnya sendiri.

Intisari-online.com memberikan beberapa cara menumbuhkan sikap empati pada anak seperti ditulis di dalam buku All About Kesehatan Anak.

1. Membiasakan anak untuk mengucap kata-kata ajaib seperti terima kasih saat dibantu, maaf saat merasa bersalah, dan tolong saat minta bantuan.

2. Membiasakan anak untuk berkata baik, sopan, dan optimis.

3. Memberikan contoh kepada anak untuk selalu menghormati orang lain tanpa memandang derajat, harta, dan pangkat.

4. Mengajak anak ke panti asuhan, panti jompo, dan rumah singgah anak terlantar untuk menumbuhkan rasa empati terhadap sesama.

5. Mengajak anak ke kebun binatang, kebun raya, dan berkemah ke tempat kita bisa lebih dekat dengan alam sehingga menumbuhkan peribadi peduli.

Jika anak diajarkan untuk memiliki empati yang lebih baik maka mereka akan memiliki sifat peduli dan kepekaan terhadap orang lain. Dengan empati nantinya anak-anak akan belajar komunikasi, juga sosialiasasi dan menjadi mudah beradaptasi dengan sekitarnya.

Semoga kamu nanti lebih berbahagia, bijaksana dan peduli ya Mbi. Papie tahu kamu punya bekal empati yang baik dalam hidupmu.

Ngopi Sore Bareng Driver GoJek

August 28, 2015

Baru saja ngopi dengan seorang driver GoJek, sambil istirahat saya ngobrol-ngobrol dia lihat aplikasinya kali-kali kalau-kalau ada customer yang butuh. Dan ndilalah kok dapetnya mantep…tertulis di aplikasinya dapat 97ribu, padahal ini masih promo 15ribu lho jarak jauh maupun dekat. Wah, lumayan juga menurut saya. Ternyata sisa kelebihan yang seharusnya dibayar oleh customer dibayari oleh pihak gojek.

Jadi kalau dia bisa mendapat customer yang lumayan jaraknya, hitunglah 4 kali sehari, uang 300ribu memanglah nggak susah. Ngomong-ngomong tadi dia dapat customer dari lebak bulus sampai parung, jauh juga sih. Pas jumat sore, jam macet…tapi demi penghasilan yang lumayan kenapa enggak?

Saya sih nggak nolak juga kalau bisa ngelamar jadi tukang GoJek, masalahnya keterikatan waktu kerja sekarang memang tidak bisa ditawar. Ya sudahlah, nggak papa, pasti keadilan Tuhan juga berpihak pada saya untuk mendapatkan jatah saya.

Eh, kalau 300ribu kali 20hari kerja aja udah 6juta, lebih banyak banget dari gaji saya sekarang. Hahahahahaha, pikir-pikir….

Ah, sudahlah…

Shower Dan Gayung

August 26, 2015

“Para psikolog meyakini air yang mengenai tubuh kita saat mandi di bawah shower/ berendam di bathtub memiliki kekuatan untuk membersihkan secara kejiwaan.” Ini saya kutip dari sebuah status di twitter. Nah, masalah benar atau tidaknya saya juga tdak terlalu meyakini tulisan itu. Yang menjadi masalah bagi saya adalah saya itu mandinya pake gayung. Apakah guyuran air dari gayung juga memliki kekuatan untuk membersihkan secara kejiwaan? Embuhlah..hahahahaha! Kalo membersihkan debu dan kotoran di badan saya sih pastinya, apalagi di gosok dengan sabun wangi, bener bukan?

Rasul Paulus memberikan wejangannya kepada jemaat Korintus katanya, “… Oleh sebab itu hendaklah kita membersihkan diri dari segala yang mengotori jiwa raga kita. Hendaklah kita takut kepada Allah, supaya kita dapat hidup khusus untuk Dia dengan sempurna.” (II Korintus 7:1 BIS). Dan memang jiwa dan rag kita semestinya harus bersih, pertanyaannya apakah cukup dengan guyuran air dari shower dan berendam di baathtub? Tentu saja tidak. Hanya Yesus yang mampu melakukannya, “Yesus membersihkan manusia dari dosa-dosa mereka; dan Dia yang membersihkan, serta mereka yang dibersihkan itu, sama-sama mempunyai satu Bapa. Itulah sebabnya Yesus tidak malu mengaku mereka itu sebagai saudara-saudara-Nya.” (Ibrani 2:11 BIS). Dan jika kita sudah bersih, lalu untuk apa hidup kita? Ayat ini bisa menjadikan referensi yang baik menurut saya, “Orang yang membersihkan dirinya dari semua yang jahat, orang itu akan dipakai untuk keperluan yang istimewa. Ia menjadi milik yang khusus dan berguna bagi tuannya. Ia disediakan untuk dipakai bagi setiap pekerjaan yang baik.” (II Timotius 2:21 BIS).

Jadi mau mandi pake aliran shower, berendam di bathtub atau ala saya bergayung ria itu hanya untuk ragawi kita, untuk jiwa dan roh kita pastikan kita sudah dibersihkan dengan darah yang mahal di kayu Salib itu.

Meditasi Cuci Motor

August 25, 2015

Sudah beberapa minggu motor tidak pernah dicuci dan dikilapkan lagi. Entah karena memang tidak menyempatkan atau mungkin juga karena saya tidak terlalu merasa terganggu dengan tebalnya debu yang menempel di bodi motor.

Sore ini akhirnya saya mencuci dengan riang setelah saya membeli shampo motor, busa pembersih, juga saya siapkan cairan pengkilap dan semir ban. Dan setelah 20menit berlalu, saya sangat puas…motor kembali kinclong dan mengkilap.

Membaca perkataan kebijaksanaan ini, “Ada kalanya pengalaman pahit menghapuskan kejahatan, dan membersihkan hati manusia. ” (Amsal 20:30 BIS) membuat saya merasakan sebuah insight…cieeeh…wawasan gitu ya, mencuci motor ini sebuah bentuk meditasi yang sangat menarik buat saya. Membersihkan debu, noda dan kotoran-kotoran yang menempel dimotor, membilasnya, kemudian mengeringkan dan memolesnya hingga mengkilap itu seperti perjalanan hidup kita. Banyak kotoran yang menempel di hati, pikiran dan perbuatan kita, mesti dicuci dan kemudian dipoles supaya mengkilap, berkilaulah hidup ini dilihat orang.

Jadi selain motor bersih, enak dipandang, tentunya juga semakin nyaman plus pede kalau bersih mengkilap. Saya pikir demikian pula hidup ini, betapa indah dan enak dipandang plus jadi keindahan bila hidup bisa mengkilap.

Waktu Tempuh

August 22, 2015

Yang terjadi hari ini nih:
Cinere Residence
05.00 bangun,
06.30 berangkat,
07.45 studio 1 CBN Cikarang
08.00 ruang ganti/rias–script reading, touch up, wardrobe
10.00 taping modul 1
13.00 makan siang
14.00 taping modul 1 lanjutan
15.30 break kopi n pisang goreng
16.00 taping modul 2
19.30 bungkus! receipt signing, contract, bawa pulang makan malamnyaaah
21.45 nyampe lagi Cinere Residence
22.30 main dikamar sama Abby
23.00 mandi

Thanks God, mau bilang apa lagi…itu yang terbaik!