Archive for the ‘cinta’ Category

Sayur Kembang Pepaya

November 2, 2017

“Sayur kembang pepaya” itu jawabnya ketika saya tanya, hari ini masak apa. Pada hal hari ini adalah hari yang spesial karena hari ulang tahunnya. Tidak ada perayaan, tidak ada potong kue dan tiup lilin. Tidak apa-apa selalu katamu dari dulu, nggak penting, yang penting itu masih diberkahi sehat dan kuat.

Hari ini ulang tahun ibu, saya sempatkan tadi pagi video call dengan memanfaatkan tehnologi di smartphone, sayangnya signal yang putus-putus membuat pembicaraan tadi pagi tertunda. Jadilah malam ini setelah sampai rumah dari menempuh ganasnya ibukota saya langsung melakukan video call lagi. Syukurnya bisa berbincang sejenak dan mengucapkan selamat ulang tahun padanya.

Wilujeng ambal warsa bu, tansah kiyat lan sehat, kinanthi lan binerkahan lair trusting NATO’s ingin Gusti. I love you 💗

Advertisements

Cerita Hujan Oktober

October 19, 2017

Coba ceritakan pada hujan

Semasa aku dan kamu menyusuri 

gelap malam tanpa payung
Hujan terdiam merintih sedih,

 tapi aku dan kamu tidak!
Coba kisahkan pada hujan

 berapa musim kita pun menghujankan air mata

 tanpa lagi kenal perih dan resah
Hujan membisu tak berkata

mulutnya sepi dari caci!
Coba berikan hujan hati dan janji,

lalu mekar mewangi mawar, 

mungkin dia akan menggengam erat.
Ah, tidak …

dia tidak mengerti cinta, 

karena hujan hanya saksi 

sementara cinta milik kita.
#hujantengahbulan #antasari161017 #tissuehabis #nulisobservasi 

Meredam Dengan Mie Ayam

September 15, 2017

“Kebahagiaan tergantung pada apa yang anda berikan, bukan pada apa yang anda peroleh” Mohandas Gandhi

Semangkok mie ayam seharga sepuluh ribu rupiah yang dijual oleh abang-abang uang lewat depan rumah sore kemarin adalah sebuah obat penawar gundah dan kekesalan untuk istri saya, setelah seharian belajar dan belajar untuk persiapan wawancara kerja siang ini. Kekesalannya terluapkan dengan isakan dan air mata karena sudah merasa tidak bisa mengerjakan sesuatu yang memang bukan keahliannya. Saya usap dari belakang dan katakan, “sudah …. Santai saja, kamu sudah berusaha kok. Nanti kalau ada mie ayam lewat aku belikan ya biar semangat lagi!” Dan begitulah sore kemarin, kami berdua menikmatinya meskipun cuma semangkok, lumayan mengobati dan mengiring sore menuju keindahannya sembari melihat serial televisi rahasia cinta.

Adakalanya, keindahan dan kekuatan bisa didapat dari sedikit perhatian dan semangkok mie ayam. 

Lolos SBDP

September 11, 2017

Kebanggan saya sore ini ketika pulang mendapaykan kabar dari mami dan oma kalau Abby besok satu-satunya murid dikelasnya yang tidak mengikuti tes ulang mata pelajaran sbdp.
Dan yang bikin lucu adalah selepas pulang sekolah mengetahui berita itu dia meminta mendapatkan sesuatu, walhasil…dengan sisa uang yang ada oma mengajaknya mampir di sebuah rumah makan ayam goreng kesukaannya, a&w. 
Bersyukur hari ini dengan prestasi kecilnya, terimakasih Bby kamu bangga dengan hasil kerja keras belajarmu.

3 Permintaan

August 13, 2017

Menjelang ulang tahunnya yang ke 8 bulan ini, Abby mengajukan 3 permintaan yang menurut saya sangat mengharukan, mungkin dia juga mengerti dengan keadaan keuangan kami yang belum pulih. Permintaannya sederhana saja:

1. 8 judul film DVD yang dia tuliskan untuk dibeli sebagai koleksi baru.

2. Adventure alias jalan-jalan mengelilingi sekitar perumahan.

3. Kue ultah dengan lilinnya di malam menjelang hari ulang tahunnya.

Permintaan sederhana ini membuat trenyuh papi maminya karena anak ini begitu mengerti keadaan papi dan maminya yang sedang tidak begitu baik kondisi keuangannya. Percakapan sore hari kemarin sambil tiduran di kamar papinya dia bilang, “aku bersyukur kok pap biar nggak ada perayaannya yang penting nanti malam aku ada tiup lilinnya saja.”

Ah, semoga nggak akan seperti ini ya Mbi tahun depan. Percaya bahwa janji Tuhan untuk kehidupanmu akan lebih baik dan cerah. Percaya bahwa kebaikan dan berkat mengiringmu selama hidupmu. Percaya bahwa kemurahan dan kelimpahan dari Tuhan akan mengiringmu selama kau berjalan dalam firman Tuhan.

Selamat ulang tahun yang ke-8 ya Pumpkin sayang papi mami.

KEKUATAN

January 18, 2016

“Jika engkau putus asa dalam keadaan gawat, maka engkau orang yang lemah.” Amsal 24:10 (BIMK)

“Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu.” Amsal 24:10 (TB)

“If you faint in the day of trouble, your strength is small!” Proverbs 24:10 (NET)

Ternyata besar dan kecilnya kekuatan tidak ditentukan oleh olah otot, ngegym dan angkat beban. Kekuatan di uji dengan keadaan, kesesakan, keadaan gawat dan kekuatan ternyata lebih mencengangkan lagi, ia terletak di dalam hati. Kalau saya bilang kuat, wah…bisa-bisa saya menyombongkan diri. Kalau saya bilang lemah, putus asa dan tawar hati itu artinya saya melemahkan kuasaNya dan tidak memberikan pengakuan bahwa Tuhan saya mampu, kuat dan bisa melemahkan masalah. Jadi?  Secara manusia saya akan mengakui kelemahan saya dan meminta pertolongan dan campur tanganNya memberikan kekuatan untuk menghadapi masa kesesakan dan tawar hati.

Bagaimana membuktikannya?

Seperti ini, Abby sering meminta saya menggendongnya. Namanya juga anak-anak, meskipun sudah 6 tahun dan memilik berat badan 27 kilogram….whhhuuuuuhhh, tetap saja dia dengan sengaja meminta untuk digendong. Tidak setiap waktu sih, namun tetap saja menggendong seberat itu sementara saya juga berpostur pendek aduhai begini, terlihat sangatlah lucu. Eniwei, gambaran sederhana ini saya pakai untuk menunjukkan bahwa seberat apapun berat badan, eh…beratnya keadaan yang saya hadapi saya masih tetap bisa meminta Bapa di Surga menggendong saya dan meringankan keadaan saya.

Abby percaya bahwa saya papinya mampu, kuat dan bisa menggendongnya dengan aman, nyaman dan nikmat. Begitupun kehidupan yang saya jalan, saya percaya penuh bahwa kekuatan saya tidaklah sekuat tantangan, tapi bersama Bapa saya, kami menanggungnya bersama-sama.

Empati si Abby

August 29, 2015

Wikipedia Bahasa Indonesia mendefinisikan Empati sebagai berikut Empati adalah kemampuan dengan berbagai definisi yang berbeda yang mencakup spektrum yang luas, berkisar pada orang lain yang menciptakan keinginan untuk menolong sesama, mengalami emosi yang serupa dengan emosi orang lain, mengetahui apa yang orang lain rasakan dan pikirkan, mengaburkan garis antara diri dan orang lain.

Jumat yang lalu Maminya Abby mengikuti pertemuan orang tua murid dan guru di sekolahnya Abby. Setelah pertemuan selesai kemudian dilanjutkan dengan pertemuan guru kelas masing-masing. Dalam pertemuan itulah guru kelas Abby bercerita kalau Abby anaknya penuh semangat dan selalu rajin di dalam kelas. Satu lagi dia senang sekali memberi dorongan semangat teman-temannya, kebetulan di samping kanan dan kiri tempat duduknya setiap kali melakukan tugas dari bu guru mereka sering terlambat selesai dan menangis, nah…si Abby kemudian senang memberi semangat supaya teman-temannya bisa selesai. Bagian yang lucu adalah kalau dia beberapa waktu yang lalu malah sering yang telat selesai kerjaannya karena terlalu peduli dengan teman-temannya yang menangis sampe lupa kalau kerjaannya sendiri belum selesai.
Terlalu ber-empati kali ya? Hahahahaha, tapi nggak apa-apalah, untungnya masih bisa kita ingatkan, supaya besok-besok lagi jangan sampai lupa menyelesaikan tugasnya sendiri.

Intisari-online.com memberikan beberapa cara menumbuhkan sikap empati pada anak seperti ditulis di dalam buku All About Kesehatan Anak.

1. Membiasakan anak untuk mengucap kata-kata ajaib seperti terima kasih saat dibantu, maaf saat merasa bersalah, dan tolong saat minta bantuan.

2. Membiasakan anak untuk berkata baik, sopan, dan optimis.

3. Memberikan contoh kepada anak untuk selalu menghormati orang lain tanpa memandang derajat, harta, dan pangkat.

4. Mengajak anak ke panti asuhan, panti jompo, dan rumah singgah anak terlantar untuk menumbuhkan rasa empati terhadap sesama.

5. Mengajak anak ke kebun binatang, kebun raya, dan berkemah ke tempat kita bisa lebih dekat dengan alam sehingga menumbuhkan peribadi peduli.

Jika anak diajarkan untuk memiliki empati yang lebih baik maka mereka akan memiliki sifat peduli dan kepekaan terhadap orang lain. Dengan empati nantinya anak-anak akan belajar komunikasi, juga sosialiasasi dan menjadi mudah beradaptasi dengan sekitarnya.

Semoga kamu nanti lebih berbahagia, bijaksana dan peduli ya Mbi. Papie tahu kamu punya bekal empati yang baik dalam hidupmu.

Tidak Bisa Berkata-Kata Lagi!

August 28, 2015

Saya teriak memanggil Abby dari dalam kamar tidur, “abbbbbyyyy…” Kemudian dia menjawab dari depan tivi, “iyaaa, apa sih papi…”

Kemudian dia masuk kamar, berdiri didekat saya rebahan lalu meletakkan tangan dan kepalanya di badan saya. Kemudian saya tanya, “besok kan libur nih, kamu mau nggak main dulu sama aku trus bobok sama mami papi malam ini?” Jawabnya, “ah..aku tidak dapat berkata-kata lagi!”

Dan….dia lari kedepan tivi, sementara saya…tidak bisa berkata apa-apa lagi beneran, hahahahahaha!

BUBUR

August 16, 2015

Menghabiskan sisa bubur yang dimasak Oma tadi siang sangatlah mengenyangkan. Sebenarnya buburnya sih buat Abby makan karena si Abby sakit perutnya hingga males makan nasi seperti biasanya. Saya sudah janji tadi kalau Abby mau makan 5 sendok saja untuk makan malamnya, sisanya Papie yang habisin. Dan, ternyata saya harus memegang janji saya, menghabiskan sisa bubur yang masih sepiring penuh.

Dengan tambahan ikan teri, bawang goreng dan rempeyek kedelai dengan semangat menjelang perayaan 70 tahun HUT-RI saya menghabiskan sepiring bubur malam ini!
Yeaaaay…merdeka!!! Saya berhasil…dan kuenyaaaang poll !!!

“Halo, kamu siapa?”

August 15, 2015

Oma masuk ke kamar mandi dan menutup pintu. Sementara Abby asyik menonton film anak-anak di tivi dan tidak memperhatikan apa yang terjadi. Lalu tiba-tiba dia berdiri dan berjalan ke arah kamar mandi dan kemudian bicara di depan pintu, ” halo…kamu siapa?”

Hahahahahahaha…

Seharusnya sih bisa ngomong, “siapa ya didalam?” Tapi memang kadang si bulet Pumpkin ini sering mengucapkan kata-kata yang tidak terduga. Ah, semoga tetap lucu ya nak…! Tapi kalo sama papie jangan bilang, “halo..kamu siapa?” Ya…