Archive for the ‘cinta’ Category

KEKUATAN

January 18, 2016

“Jika engkau putus asa dalam keadaan gawat, maka engkau orang yang lemah.” Amsal 24:10 (BIMK)

“Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu.” Amsal 24:10 (TB)

“If you faint in the day of trouble, your strength is small!” Proverbs 24:10 (NET)

Ternyata besar dan kecilnya kekuatan tidak ditentukan oleh olah otot, ngegym dan angkat beban. Kekuatan di uji dengan keadaan, kesesakan, keadaan gawat dan kekuatan ternyata lebih mencengangkan lagi, ia terletak di dalam hati. Kalau saya bilang kuat, wah…bisa-bisa saya menyombongkan diri. Kalau saya bilang lemah, putus asa dan tawar hati itu artinya saya melemahkan kuasaNya dan tidak memberikan pengakuan bahwa Tuhan saya mampu, kuat dan bisa melemahkan masalah. Jadi?  Secara manusia saya akan mengakui kelemahan saya dan meminta pertolongan dan campur tanganNya memberikan kekuatan untuk menghadapi masa kesesakan dan tawar hati.

Bagaimana membuktikannya?

Seperti ini, Abby sering meminta saya menggendongnya. Namanya juga anak-anak, meskipun sudah 6 tahun dan memilik berat badan 27 kilogram….whhhuuuuuhhh, tetap saja dia dengan sengaja meminta untuk digendong. Tidak setiap waktu sih, namun tetap saja menggendong seberat itu sementara saya juga berpostur pendek aduhai begini, terlihat sangatlah lucu. Eniwei, gambaran sederhana ini saya pakai untuk menunjukkan bahwa seberat apapun berat badan, eh…beratnya keadaan yang saya hadapi saya masih tetap bisa meminta Bapa di Surga menggendong saya dan meringankan keadaan saya.

Abby percaya bahwa saya papinya mampu, kuat dan bisa menggendongnya dengan aman, nyaman dan nikmat. Begitupun kehidupan yang saya jalan, saya percaya penuh bahwa kekuatan saya tidaklah sekuat tantangan, tapi bersama Bapa saya, kami menanggungnya bersama-sama.

Empati si Abby

August 29, 2015

Wikipedia Bahasa Indonesia mendefinisikan Empati sebagai berikut Empati adalah kemampuan dengan berbagai definisi yang berbeda yang mencakup spektrum yang luas, berkisar pada orang lain yang menciptakan keinginan untuk menolong sesama, mengalami emosi yang serupa dengan emosi orang lain, mengetahui apa yang orang lain rasakan dan pikirkan, mengaburkan garis antara diri dan orang lain.

Jumat yang lalu Maminya Abby mengikuti pertemuan orang tua murid dan guru di sekolahnya Abby. Setelah pertemuan selesai kemudian dilanjutkan dengan pertemuan guru kelas masing-masing. Dalam pertemuan itulah guru kelas Abby bercerita kalau Abby anaknya penuh semangat dan selalu rajin di dalam kelas. Satu lagi dia senang sekali memberi dorongan semangat teman-temannya, kebetulan di samping kanan dan kiri tempat duduknya setiap kali melakukan tugas dari bu guru mereka sering terlambat selesai dan menangis, nah…si Abby kemudian senang memberi semangat supaya teman-temannya bisa selesai. Bagian yang lucu adalah kalau dia beberapa waktu yang lalu malah sering yang telat selesai kerjaannya karena terlalu peduli dengan teman-temannya yang menangis sampe lupa kalau kerjaannya sendiri belum selesai.
Terlalu ber-empati kali ya? Hahahahaha, tapi nggak apa-apalah, untungnya masih bisa kita ingatkan, supaya besok-besok lagi jangan sampai lupa menyelesaikan tugasnya sendiri.

Intisari-online.com memberikan beberapa cara menumbuhkan sikap empati pada anak seperti ditulis di dalam buku All About Kesehatan Anak.

1. Membiasakan anak untuk mengucap kata-kata ajaib seperti terima kasih saat dibantu, maaf saat merasa bersalah, dan tolong saat minta bantuan.

2. Membiasakan anak untuk berkata baik, sopan, dan optimis.

3. Memberikan contoh kepada anak untuk selalu menghormati orang lain tanpa memandang derajat, harta, dan pangkat.

4. Mengajak anak ke panti asuhan, panti jompo, dan rumah singgah anak terlantar untuk menumbuhkan rasa empati terhadap sesama.

5. Mengajak anak ke kebun binatang, kebun raya, dan berkemah ke tempat kita bisa lebih dekat dengan alam sehingga menumbuhkan peribadi peduli.

Jika anak diajarkan untuk memiliki empati yang lebih baik maka mereka akan memiliki sifat peduli dan kepekaan terhadap orang lain. Dengan empati nantinya anak-anak akan belajar komunikasi, juga sosialiasasi dan menjadi mudah beradaptasi dengan sekitarnya.

Semoga kamu nanti lebih berbahagia, bijaksana dan peduli ya Mbi. Papie tahu kamu punya bekal empati yang baik dalam hidupmu.

Tidak Bisa Berkata-Kata Lagi!

August 28, 2015

Saya teriak memanggil Abby dari dalam kamar tidur, “abbbbbyyyy…” Kemudian dia menjawab dari depan tivi, “iyaaa, apa sih papi…”

Kemudian dia masuk kamar, berdiri didekat saya rebahan lalu meletakkan tangan dan kepalanya di badan saya. Kemudian saya tanya, “besok kan libur nih, kamu mau nggak main dulu sama aku trus bobok sama mami papi malam ini?” Jawabnya, “ah..aku tidak dapat berkata-kata lagi!”

Dan….dia lari kedepan tivi, sementara saya…tidak bisa berkata apa-apa lagi beneran, hahahahahaha!

BUBUR

August 16, 2015

Menghabiskan sisa bubur yang dimasak Oma tadi siang sangatlah mengenyangkan. Sebenarnya buburnya sih buat Abby makan karena si Abby sakit perutnya hingga males makan nasi seperti biasanya. Saya sudah janji tadi kalau Abby mau makan 5 sendok saja untuk makan malamnya, sisanya Papie yang habisin. Dan, ternyata saya harus memegang janji saya, menghabiskan sisa bubur yang masih sepiring penuh.

Dengan tambahan ikan teri, bawang goreng dan rempeyek kedelai dengan semangat menjelang perayaan 70 tahun HUT-RI saya menghabiskan sepiring bubur malam ini!
Yeaaaay…merdeka!!! Saya berhasil…dan kuenyaaaang poll !!!

“Halo, kamu siapa?”

August 15, 2015

Oma masuk ke kamar mandi dan menutup pintu. Sementara Abby asyik menonton film anak-anak di tivi dan tidak memperhatikan apa yang terjadi. Lalu tiba-tiba dia berdiri dan berjalan ke arah kamar mandi dan kemudian bicara di depan pintu, ” halo…kamu siapa?”

Hahahahahahaha…

Seharusnya sih bisa ngomong, “siapa ya didalam?” Tapi memang kadang si bulet Pumpkin ini sering mengucapkan kata-kata yang tidak terduga. Ah, semoga tetap lucu ya nak…! Tapi kalo sama papie jangan bilang, “halo..kamu siapa?” Ya…

H-1

August 12, 2015

“Kebahagiaan tidak harus mewah, kebahagiaan juga tidak harus meriah tapi kebahagiaan bisa datang dari hal yang sederhana dan sikap yang tulus ikhlas bagaimana mensyukuri semua yang ada dengan cara apa adanya.”

Merenungkan tentang kebahagiaan adalah sesuatu yang susah-susah gampang. Susah karena memang ukuran kebahagiaan setiap orang berbeda, gampang karena sebenarnya tinggal kita menyadari dan menikmati setiap hal yang kita miliki menjadi bentuk kebahagiaan kita.

Setelah kami menikah, 10 bulan kemudian muncul si bayi mungil 2,9kg dan panjang 49cm bernama Abigail Clarissa Amos. Dan tidak terasa, besok dia akan berumur 6 tahun.

Waktu cepat sekali berjalan…
Terimakasih untuk anakku Tuhan.
Engkau baik, dan selalu selamanya baik! Karena itu aku berbahagia.

GRAVITASI

August 9, 2015

Akun @infoLengkap menuliskan tweetnya : “Tahukah Anda, Albert Einstein pernah bilang bahwa gaya gravitasi tidak berlaku bagi orang yang sedang jatuh cinta.”

Kata Wikipedia, Gaya Gravitasi dikatakan seperti ini , “Gravitasi adalah gaya tarik-menarik yang terjadi antara semua partikel yang mempunyai massa di alam semesta. Gravitasi matahari mengakibatkan benda-benda langit berada pada orbit masing-masing dalam mengitari matahari.”

Yang sedang saya pikirkan, bagaimana bisa gaya gravitasi tidak berlaku bagi orang yang sedang jatuh cinta. Apakah cinta yang menyebabkannya? Lalu dimana letak keistimewaannya? Naaah…semoga mbah google membantu saya mencari jawabannya.

Saya menemukan salah satu blog yang menjawab pertanyaan saya, ini halamannya http://genggam-fisika.blogspot.com/2015/03/cinta-dalam-hukum-garvitasi-newton.html?m=1. Oke fix, sekarang tinggal kita mengatur hukum gravitasi tarik menarik antara hati kita dan pasangan. Biar semakin kuat tarikannya, bahkan gravitasi bumi pun kalah karenanya. Yuuk…

Masalah!

August 4, 2015

Setelah sampai dirumah, istirahat sebentar kemudian makan. Lalu saya mengajak ngobrol Abby dengan apa yang dia lakukan disekolah hari ini. Sesudah bercerita sambil menonton kang Sule melucu di acaranya, saya geletakan di depan tivi, Abby pun ikut menyandarkan kepalanya diperut saya.

Kemudian sambil tiduran dia berkata seperti ini, “pap…aku ada masalah nih…”
Ahahahahaha, maminya langsung menyahut, “masalah apa Bi?” Jawabnya, “iya…masalahnya aku harus dicium nih.”

Ahahahahaaha…
Senang dan gemes aja, pake bahasa dan alasan yang lucu, mau dicium tapi dengan alasan, “aku ada masalah.”

Ini baru obat capek!!

KEJANTANAN

August 3, 2015

Menarik sekali sebuah tulisan di twitter yang saya baca, menyatakan seperti ini, “Di Turki, pria dianggap jantan harus memiliki jenggot dan kumis. Tidak heran kalau di Turki banyak jasa implan kumis atau jenggot.”

Saya sih tumbuh juga jenggot dan kumis, cuma anak dan istri nggak suka dipanjangin. Selain tajam bikin risih, saya juga nggak terlalu suka berkumis. Kadang-kadang saja berjenggot dikit, meski nggak panjang.

Urusan kumis, jenggot dan kejantanan pria memang kadang jadi bahan pembicaraan yang nggak ada habisnya. Cuma ada sisi lain kejantanan yang diungkap oleh INILAH.COM, yang dilansir dari Time of India, memberikan rincian daftar yang dimaksud dengan kejantanan yang katanya dicari para perempuan seperti berikut :

1.Senyum dan kedipan mata.
Katanya sih pandangan dan senyuman itu membuat perempuan merasa sangat istimewa.

2.Tertawa lepas
Salah satu sifat paling penting yang dicari perempuan pada pria adalah rasa humor.

3.Perhatian.
Perempuan perlu terus-menerus diyakinkan bahwa mereka dicintai dan diperhatikan.

4.Bergaya
perempuan akan lebih menghargai pendapat pria mengenai gaya daripada desainer ternama? Jadi, meskipun dibeli di pinggir jalan, pastikan Anda membeli item yang bisa menciptakan berkelas dan bergaya.

5.Maskulin
Perempuan pada dasarnya timbul kepercayaan pada pria yang mampu mengurus dirinya sendiri.

Pagi ini setelah bangun saya sudah mencukur kumis dan jenggot, nggak harus pake kumis dan jenggot kan biar kelihatan jantan di mata anak dan istri? Yang penting sih bukan itu tapi ini (sambil nunjuk hati dan ngelus dompet…) Hahahahahah!

Hari Pertama Sekolah

July 27, 2015

Hari Pertama sekolah adalah hari ini, hari ini istimewa, berbeda bukan karena Abby belum pernah sekolah sebelumnya tapi karena hari ini Abby masuk SD.

Jam lima pagi sudah dibangunkan, jam setengah enam sudah mandi dan jam enam lebih sedikit sudah mulai berangkat. Ini akan jadi rutinitas yang baru. Sampai disekolah, puji Tuhan belum sampai jam tujuh…setelah parkir motor kita bergegas kedalam sekolah. Dan ternyata, kelasnya pindah dari kelas yang dulu pas datang wawancara. Setelah menemukan kelasnya, kemudian langsung masuk, taruh tasnya diloker dan mulai mencari tempat duduk. Abby memilih duduk dibarisan kedua dari depan, kebetulan karena sudah ada temannya yang duduk lebih awal dibangku paling depan.

Selang beberapa waktu kemudian, gurunya masuk ke kelas, kata beberapa orang guru itu guru baru disini. Okelah, nggak masalah. Kemudian tampaknya ada perkenalan, dari nama gurunya kemudian nama murid-muridnya. Abby bilang kalau dipanggil namanya oleh gurunya, dia bilang, “aku datang!” Hahahaahaha…kaya model dubbing film jepang atau korea gitu, yang bilang “aku datang” kalau masuk rumah.

Setelah presensi selesai kemudian diajak berbaris, anak perempuan dan laki-laki dipisah barisannya, kemudian mereka berjalan ke lapangan. Ternyata hari pertama ini juga dimulai dengan upacara bendera dan perkenalan dengan kepala sekolah yang baru. Selesai upacara kemudian masuk kelas sebentar untuk minum, lalu berbaris kembali. Ternyata mereka berjalan-jalan semacam orientasi, mengenal lingkungan sekolahnya. Mulai dari mengunjungi ruang kepala sekolah, kantin, lapangan, perpustakaan dan toiletnya.

Dijam isitirahat hari ini, Abby dan teman-temannya makan dikursi taman didepan kelasnya. Masih banyak anak-anak kelas 1 dan 2 juga orang tua yang menemani ikut ramai nimbrung disitu. Setelah waktu isitirahat selesai, masuk kelas kembali kemudian pelajaran yang terakhir belajar menulis pengumuman untuk besok, abby sempat ketinggalan namun gigih menyelesaikan sampai doa penutup selesai kemudian minta tanda tangan gurunya.

Dan Oma pun ikut menyusul ke sekolah baru, selain itu juga belajar rute baru, supaya hari-hari kedepan kalau menjemput Abby pulang bisa punya banyak alternatif jalan pulang. Setelah selesai, kemudian antar si Mami ke tempat kerjanya, Papi, Oma dan Abby pulang bertiga. Kita sempatkanmampir di pasar segar, Papi makan mie yamien ayam komplit dan Oma makan mie ayam manteb. Abby icip-icip dari kedua mangkoknya. Hahahahaha!

Menyenangkan dan seru, juga luar biasa pas masih punya waktu untuk mengantar anak ke sekolahnya yang pertama kali. Banyak belajar dari orang tua yang sudah menyekolahkan anaknya disana lebih dulu. Ah…sampai enam tahun kedepan itu dimulai dari hari ini. Papi, Mami dan Oma berdoa yang rajin sekolahnya ya Mbi…sehat terus, dan semangat! Yang penting menikmati sekolahnya, soal prestasi dan kepandaian…ah, pap tahu kamu akan berusaha keras untuk bisa, seperti hari ini!

Love Pumpkin…proud of you!
Enjoy your schooling time yaaaa…