Meredam Dengan Mie Ayam


“Kebahagiaan tergantung pada apa yang anda berikan, bukan pada apa yang anda peroleh” Mohandas Gandhi

Semangkok mie ayam seharga sepuluh ribu rupiah yang dijual oleh abang-abang uang lewat depan rumah sore kemarin adalah sebuah obat penawar gundah dan kekesalan untuk istri saya, setelah seharian belajar dan belajar untuk persiapan wawancara kerja siang ini. Kekesalannya terluapkan dengan isakan dan air mata karena sudah merasa tidak bisa mengerjakan sesuatu yang memang bukan keahliannya. Saya usap dari belakang dan katakan, “sudah …. Santai saja, kamu sudah berusaha kok. Nanti kalau ada mie ayam lewat aku belikan ya biar semangat lagi!” Dan begitulah sore kemarin, kami berdua menikmatinya meskipun cuma semangkok, lumayan mengobati dan mengiring sore menuju keindahannya sembari melihat serial televisi rahasia cinta.

Adakalanya, keindahan dan kekuatan bisa didapat dari sedikit perhatian dan semangkok mie ayam. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: