Kebaikan Di Hari Lebaran Kedua


Hujan ternyata tidak terlalu deras datang mengguyur siang hari ini. Entah kenapa badan terasa tidak terlalu semangat seperti biasanya, saya pikir mungkin efek minum obat alergi kemarin yang bikin ngantuk dan lemes. Jadi dari pagi saya nikmati saja lebaran kedua ini dengan istirahat di rumah. Setelah mandi kami sekeluarga berkunjung sebentar ke tetangga samping kanan kiri rumah yang merayakan lebaran. Bermaaf-maafan sambil memberi ucapan bahagia. 

Dirumah, setelah makan siang dengan sayur bening sederhana, sambal dan juga ayam goreng sisa kemarin kami menikmati nonton tivi sambil gegoleran alias tidur-tiduran saja. Si mami setelah makan ketiduran di depan tivi, sementara si pumpkin masih saja menikmati film di tivi sampai akhirnya Oma memanggilnya untuk tidur siang di kamar. Saya pun akhirnya menikmati searching di hape si mami lihat-lihat barang yang di jual online, cuma pengen aja sih, belinya ya entah nanti kapan. Kemudian, tiba-tiba ada WA calling dan buru-buru saya kembalikan pada si mami pada hal baru bangun dan kayaknya laper jadi sibuk bikin mie instan. Begitu mau di terima ternyata mati dan mukanya kemudian serius membalas chat yang ada. Setelah selesai kemudian diberikan pada saya untuk dibaca, dan ternyata sebuah kabar baik lagi. Ada yang berbagi kembali dengan kami. Bukan cuma buat kami, oma pun mendapat bagian. Bukan besar kecil atau banyak sedikitnya, kebahagiaannya adalah banyak orang yang peduli dan sayang dengan keluarga kami dan itu sebuah anugerah yang harus kami syukuri.

William Arthur mengatakan sebuah kebijaksanaan seperti berikut, “Jika Anda memiliki banyak hal, berikan kekayaanmu! Namun jika Anda hanya memiliki sedikit, berikan hatimu! Tetapi entah banyak atau sedikit, berikanlah dengan cintamu.” Dengan hitungan jelas kami tidak punya kekayaan berlimpah namun kami belajar untuk memperlakukan setiap bagian yang kami miliki dan bagikan dengan cinta. Apakah ini hasil dari kami menaburkan semuanya dengan cinta? Bisa jadi, namun yang jelas lagi-lagi Tuhan menggerakkan banyak orang menaburkan kebaikan dalam kehidupan kami, dengan penuh cinta tentu saja! 

Seperti pemazmur katakan dan jadi catatan hari ini, saya pun juga ingin katakan,  “Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!”

Advertisements

Tags: , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: