Buka, Bongkar, Buang!


“Perubahan dimulai saat seseorang mengetahui langkah selanjutnya.” (William Drayton)

Hari ini sebelum pulang murid-murid saya minta menonton video tentang telur. Mereka senang karena mulai mengerti dan belajar tentang makanan sehat yang salah satunya adalah telur. Video ini menceritakan bagaimana telur diperoleh, dari berbagai daerah dan jenisnya. Dan begitu juga ketika mereka melihat bagaimana telur-telur itu ditetaskan menjadi anak-anak ayam. Ketika telur-telur ini mulai menetas, terjadi retakan dan kemudian muncullah anak-anak ayam yang masih belum bersih hingga sampai akhirnya dipisahkan dan dikumpulkan kembali dalam wadah anak-anak ayam yang bersih. Yang mereka pelajari adalah proses perubahan dari telur menjadi ayam juga melihat bagaimana anak ayam di dalam telur ini berjuang melepaskan diri dari cangkang sampai berhasil melakukannya. Lagi-lagi saya yang selalu belajar, melihat keasyikan mereka dan melihat video ini begitu menarik karena ada proses perubahan dan ketidaknyamanan menjadi sesuatu yang berbeda dan bernilai.

Alan Cohen mengatakan seperti ini, “Dibutuhkan banyak keberanian untuk melepaskan keadaan yang akrab dan tampaknya aman, untuk merangkul hal baru. Tetapi tidak ada keamanan yang nyata dalam apa yang tidak lagi bermakna. Ada keamanan lebih dalam petualangan yang menarik, karena dalam gerakan ada kehidupan, dan dalam perubahan ada kekuatan.” Yups…itulang yang sedang terjadi dan saya alami bahwa butuh benar-benar keberanian melepaskan pekerjaan yang nyaman di tempat ini dan berganti ke tempat yang baru. Ada petualangan yang baru dan menarik dan menyiapkan diri saya dalam perubahan yang penuh kekuatan. Akan cukup berat pasti memulainya nanti, namun jika tidak dihadapi pasti saya tidak akan melangkah menuju perubahan.

Dan perubahan itu di mulai hari ini. Ya, dimulai dari buka, ya…buka lemari karena mau nggak mau sema isinya nanti harus dikosongkan. Buka dompet juga sudah kosong. Bika hati, nah yang ini namanya ikhlas harus selesai disini. Yang selanjutnya adalah bongkar! Bongkar isi lemari penyimpanan semua barang-barang yang di pakai untuk berbagai acara, simpanan kertas-kertas dan lain sebagainya. Lalu pisahkan mana yang masih bisa di pakai dan digunakan untuk selanjutnya. Bongkar juga pola-pola lama, pikiran lama, cara-cara lama yang menghambat majubagi diri saya sambil dalam hati nyanyi, “…oo ya o ya bongkar….”. Dan langkah yang terakhir sudah pasti buang! Buang semua hal yang tidak penting, sisa pensil, krayon, kertas, catatan, dan lain-lain. Buang semua kepahitan, luka, kecewa, sakit hati dan penyesalan karena Tuhan menyiapkan ganti yang lebih baik meskipun kadang sekarang terlihat tidak baik! 

Buka, bongkar dan buang! Pelajaran hari ini untuk saya supaya saya mengalami perubahan dan kemajuan.

Advertisements

Tags: , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: