TapiTapi Kenapa Harus Makanan Ya?


“Berilah pada hari ini makanan yang kami perlukan.” ​Matius 6:11 (BIMK)  

Pagi ini hujan mengguyur dengan lumayan deras dan membalut dengan dingin. Cuaca seperti ini cocok banget kalau dinikmati dengan sesuatu yang panas atau hangar. Jadilah secangkir kopi hitam menemani saya sambil membuka sosial media. Padahal sebenarnya pengen bubur ayam hangar atau mie rebus gitu, tapi bersyukur saja karena menikmati berkat itu salah satu keindahan yang layak dirayakan setiap waktu.
Sejurus kemudian saya memposting sebuah gambar dengan tulisan ayat Alkitab di dalamnya, dan mendapatkan respon yang cukup menggelitik saya untuk menuliskannya. Sebuah pertanyaan tanpa tanda tanya, “tapi kenapa harus makanan ya”. Ehmm…pada hal awalnya saya senang saja nggak berpikir kenapa fotonya harus makanan, nah sekarang malah jadi berpikir beneran. Kenapa harus makanan? Ini adalah kebutuhan utama manusia hidup menurut saya setelah KESELAMATAN. Lha yang Mamanya hidup, kecuali udah nggak doyan makan, atau makannya kembang sama kemenyan ya…hahahaha! Bisa jadi makanan bukan yang utama untuk sebagian orang, karena bukan lagi jadi hal POKOK. Bisa jadi…! 

Wikipedia menuliskan kebutuhan primer adalah kebutuhan pokok yang dibutuhkam oleh manusia. Kebutuhan pokok manusia adalah sansang, pangan dan papan. Jika secara umum ini jadi bahan dasar kehidupan manusia makanya saya berani mengatakan bahwa kenapa harus makanan fotonya, karena saya masih hidup, membutuhkan kebutuhan pokok manusia yaitu pangan dan penting untuk bersyukur atas berkat makanan kita setiap hari. 

Tuhan Yesus mengajarkan tentang hal ini,  Matius 6:25 (BIMK)  “Sebab itu ingatlah; janganlah khawatir tentang hidupmu, yaitu apa yang akan kalian makan dan minum, atau apa yang akan kalian pakai. Bukankah hidup lebih dari makanan, dan badan lebih dari pakaian?”, yang seharusnya saya tidak perlu khawatir dengan apa yang akan saya makan, yang saya khawatir adalah apa saja bisa saya makan dan posting di media sosial namun sejujurnya saya tidak bersyukur dan berbahagia dengan kenikmatan yang Tuhan berikan. Tapi kenapa harus makanan ya? Kenapa tidak! Aya makan! 

Advertisements

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: