Penghiburan


​”Sebab sama seperti kami mendapat bagian berlimpah-limpah dalam kesengsaraan Kristus, demikian pula oleh Kristus kami menerima penghiburan berlimpah-limpah.” 2 Korintus 1:5 (TB) 

Saya rindu pulang kampung Natal ini, namun tidak bisa melakukannya bukan karena tidak mau tapi ada beberapa pertimbangan yang mengharuskan saya memutuskan tidak jadi pulang kampung. Sedih memang namun selalu ada hal yang baik yang akhirnya bisa menjadi obat kangen keluarga.

Hari ini bersama-sama sekeluarga, Oma dan kakak ipar sengaja melakukan perjalanan “napak tilas” yaitu mencari rumah keluarga jauh yang saya sendiri masih belajar bagaimana bisa tersambung hubungan dengan fam/nama keluarga istri saya dengan mereka yang disebut keturunan “Belanda Depok”. Dan dengan berpanas-panas ria akhirnya kami menemukannya bahkan bisa mengunjungi dua keluarga sekaligus. Senang dan cukup unik mendengar kisahnya sekaligus menarik sampai saya mencari sumber-sumber yang terkait di internet.

Sang Penghibur yang hadir di Natal tahun ini mengajarkan pelajaran sebuah kesempatan untuk melihat hari ini bagaimana keunikan sebuah hubungan bisa terjalin. Tuhan menghiburkan bahwa selalu ada “keluarga-keluarga” yang membutuhkan “kunjungan” pribadi Yesus supaya Dia bisa dilahirkan di tempat itu. Mewujudkan damai dan kasih yang sesungguhnya, sesederhana kunjungan hari ini. Seperti kunjungan malaikat pada para gembala, gembala pada kelahiran Sang Penghibur Sejati itu dan kunjungan para raja dari timur. Kunjungan itu sebuah pengiburan. 

Advertisements

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: