Bersenyumlah


“Pantaslah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih-Nya, karena karya-karya-Nya yang mengagumkan bagi manusia.” ​Mazmur 107:8 (BIMK)  

Hujan sedari siang tak kunjung reda, hingga tinggal gerimis dan kami bertiga berbincang dan membayangkan betapa nikmatnya minum teh panas dan makan cemilan. Membayangkan dari makan mie rebus, gorengan sampai apa saja yang tampaknya nikmat tapi nggak ada kenyataannya. Hahahahaha! Dan akhirnya tercapailah kesepakatan bahwa mami akan pergi ke warung belakang rumah ditemani Abby untuk membeli camilan apa saja nanti yang dapat di beli.

Ternyata warung belakang rumah tidak bukan mereka akhirnya harus jalan kaki lagi ke kompleks belakang di warung ibu Bali. Dan hasilnya, seplastik besar berisi berbagai makanan di dapatkan. Dan secangkir teh panas menemani kami menikmati snack yang ada.

Satu hal yang saya catat adalah sebelum Abby dan maminya berangkat ke warung, Abby bilang ke saya yang masih di atas kasur seperti ini,”lihat ke atas, bersenyumlah, nanti Tuhan melihat…” Waaah, luar biasa cara pandangnya yang menegur saya sore ini. Pada hal untuk membelikan snack kan uangnya dari saya, tapi dia tidak peduli darimana uangnya, yang dia ingin sampaikan adalah kalau mau apa saja bilang saja pada Tuhan. Jangan lupa tersenyum…pasti Tuhan juga senang hati memberikan jawaban atas permintaan kita.

Advertisements

Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: