Saya Masih Hidup


Sudah duapuluh hari ternyata saya dibebat diatas dada untuk menyangga tulang selangka yang patah ditabrak oleh orang yang takbertanggungjawab dengan perbuatannya.

Tapi saya terus berusaha, menaikkan iman dan pengharapan yang ada, meminta kesembuhan segera, mendongkrak semangat bahwa saya akhirnya akan baik-baik saja seperti sediakala. Tidak…tidak semudah saya berkat, nyeri dan linu di tulang yang patah menarik saya. Sakit dan kebosanan memojokkan saya, gerah kepanasan menggelitik saya, bau badan menyodok hidung mempermalukan saya. Mau berkata apa? Tidak mudah menjalaninya…! Iya, tidak apa-apa…

Sendiri pagi ini di atas kasur dan menuliskan rasa, menolong saya pada pengakuan atas pertolongan dan kasih orang tercinta. Menundukkan saya atas doa para sahabat dan mereka yang menaruh peduli juga. Saya masih hidup…

Advertisements

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: