KERAK


Kopi pagi saya sudah dingin, tinggal seperempat gelas saat saya tinggalkan pagi ini ke rumah teman mengantarkan pesanan barang dari jualan saya. Puji Tuhan semoga cocok dan bisa repeat order lagi. Amin! Dan hebatnya saya mendapatkan ganti secangkir kopi panas, roti selai dan irisan mangga untuk sarapan pagi ini, plus sharing dan obrolan yang mengesankan. 

Sesampai dirumah, setelah beli teh, gula dan kopi juga telor untuk stok dirumah yang sudah habis saya lanjutkan dengan kegiatan yang mengasyikkan yaitu cuci gelas, tepatnya sih mug/cangkir keramik. Kenapa saya nyuci cangkir disabtu pagi disaat seharusnya saya bisa santai dan leyeh-leyeh? Karena alasannya adalah sudah lama sekali cangkir-cangkir ini digunakan untuk minum teh dan kopi dan hasilnya sekarang banyak sekali keraknya menempel dari bekas teh dan kopi yang sudah berwarna coklat. Berkali-kali  pakai berbagai deterjen nggak mempan, akhirnya saya mencoba memakai pembersih khusus untuk peralatan dapur, dan yaaaaa…berhasil! Semua kerak-keraknya bersih total tentu dengan usaha menggosoknya satu demi satu cangkir lumayan pegal. Tapi hasilnya adalah semua cangkir keramik yang ada sekarang jadi putih bersih dan mengkilap kembali. 

Saya mengingat pembicaraan tadi pagi, kata teman saya, “kalau sudah seusia saya sekarang, kita itu sangat menyadari bahwa tanpa kekuatan dan campur tangan Tuhan, kita nggak bisa ngapa-ngapain”. Saya menyetujuinya, betapa kerak dosa yang saya miliki semakin lama semakin tebal dan menghalangi Roh Allah bekerja dalam diri saya, betapa banyak pelanggaran, kesombongan, iri hati dan teman-temannya banyak menempel di kehidupan saya yang membentengi kasih karunia Allah melimpahi hidup saya seharusnya. 

Ketika saya membersihkan kerak di cangkir itu Tuhan mengingatkan kembali pada saya betapa besar kasih dan karuniaNya pada saya seperti firman in berkata, 
“Meskipun kamu merah lembayung karena dosa-dosamu, kamu akan Kubasuh menjadi putih bersih seperti kapas. Meskipun dosa-dosamu banyak dan berat, kamu akan Kuampuni sepenuhnya.” (Yesaya 1:18 BIS). 
“Saudara-saudara yang tercinta! Semua janji itu ditujukan kepada kita. Oleh sebab itu hendaklah kita membersihkan diri dari segala yang mengotori jiwa raga kita. Hendaklah kita takut kepada Allah, supaya kita dapat hidup khusus untuk Dia dengan sempurna.” (II Korintus 7:1 BIS).
“Orang yang membersihkan dirinya dari semua yang jahat, orang itu akan dipakai untuk keperluan yang istimewa. Ia menjadi milik yang khusus dan berguna bagi tuannya. Ia disediakan untuk dipakai bagi setiap pekerjaan yang baik.” (II Timotius 2:21 BIS).
“Yesus Kristus sudah melakukan apa yang dikehendaki Allah dan mempersembahkan diri-Nya sebagai kurban. Dengan persembahan itu, yang dilakukan-Nya hanya sekali saja untuk selama-lamanya, kita semua dibersihkan dari dosa.” (Ibrani 10:10 BIS).

Terimakasih untuk pembelajarannya hari ini Gusti, saya bersyukur dengan caraMu yang selalu luar biasa.

Advertisements

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: