DITOLAK!


​Pernah merasakan di tolak cinta anda? Sudah siap-siap nembak, berbagai cara dan rayuan di siapkan, bunga dan cokelat bahkan kado mungkin jadi senjata, tempat romantis atau suasana khusus yang sengaja dipilih? Oh, yes…ternyata jawabannya adalah, “kita temenan aja yaah…” Hehehehe, tenang saja, saya nggak mau nulis soal cinta-cintaan gitu. Saya mau menceritakan pengalaman sederhana sore ini yang saya, istri dan anak saya alami bersama.

Ceritanya, karena stok telur juga susu Abby habis, jadilah kami pergi ke toko serba ada langganan. Seperti biasa, kalau sudah selesai menata belanjaan di motor, siap-siap pulang, si mami selalu nanya, “ada dua ribuannya?” “Nih…ada” sambil saya ulurkan selembar dua ribuan. Kemudian sambil membelokkan motor ke arah pulang, si mami panggil pak tukang parkir sambil mengulurkan lembaran dua ribuan. Ternyata, sambil mengatur jalan si bapak menjawab, “udah bawa aja…bawa aja”. Yaah, dua ribuan kami ditolak, hahahaha! Kami sempat bingung, padahal setahu saya memang nggak semua motor yang parkir disitu memberi uang parkir. Sehari di bagi dua shift kerja parkir, berapa rupiah yang bisa dia dapatkan seharinya?

Pengalaman di tolak tukang parkir itu jarang-jarang buat saya. Yang ada malah, kalau kita datang nggak nyamperin, giliran mau pulang eh…tiba-tiba muncul nagih. Operasi senyapnya hebat memang ya. Lau Tze menuliskan seperti ini, “Keramahtamahan dalam perkataan menciptakan keyakinan, keramahtamahan dalam pemikiran menciptakan kedamaian, keramahtamahan dalam memberi menciptakan kasih”. Seni keramahtamahan yang saya pelajari kali ini sungguh membuat saya semakin mengerti, bahwa masih ada orang-orang yang menghargai orang lain bukan karena sekedar diberi, bukan karena mengharapkan diberi, bukan karena pekerjaannya lalu menunggu untuk diberi, tapi malahan berani untuk tidak mengambil haknya sendiri. 

Dua ribu mungkin tidak begitu berarti buat kita, saya pikir itu cukup berarti untuk si bapak malam ini menambah penghasilannya, tapi dia relakan untuk menjadi pelajaran buat saya. Terimakasih pak parkir karena uang saya di tolak jadi saya bisa belajar banyak!

“Jadi, selama ada kesempatan bagi kita, hendaklah kita berbuat baik kepada semua orang, terutama sekali kepada saudara-saudara kita yang seiman.” (Galatia 6:10 BIS).

Advertisements

Tags: , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: