Menanti Itu Menunggu


Lha ya iyalah namanya menanti itu menunggu memang apalagi? Waiting gitu? Eits….jangan marah. Semua orang mengalami saat waktu dan masa menunggu. Entah yang jomblo masih nunggu pasangan, suami menanti istri pulang (turun dari kantornya di lantai 9) eh…itu sih saya, atau memang menunggu masa-masa thr dan libur bersatu dalam kemasan mudik…ealah malah curcol lagi ini. Hahahahaha…pada dasarnya setiap oranglah dari bayi sampai mau menjelang ajal menjemput ada waktu yang dinamakan menanti alias menunggu.

Seperti yang ada di depan saya sore ini, seorang driver ojek online sedang menunggu seseorang yang memesan jasanya untuk mengantarkan entah kemana…lha saya nggak nanya jadi nggak tau kemana. Hehehehehe! Menunggu entah sebentar atau lama selalu akan ada jeda waktu dimana kita berada di posisi yang kata orang nggak enak. Apalagi kalau ngaret nggak jelas kapan kepastiannya. Untunglah si pemesan order pelayanan ojek onlinenya datang jadi bisa closing dan tidak perlu cancel, jadi tidak hanya janji tinggal janji.

Bicara mengenai menanti dan menunggu tidak semua orang memiliki kesabaran yang maksimal. Saya juga masih belajar untuk menerapkan kesabaran dalam menunggu, menunggu apa saja. Karena saya percaya ada berkat dan hikmat tersembunyi dalam kita menanti. “Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru” kata nabi Yesaya, membayangkan Tuhan akan menjemput kita atau akan bertemu dengan kita membuat kita bisa mendapatkan kekuatan baru, otot-otot kesabaran kita diolah sedemikian rupa supaya semakin kuat sehingga kita tidak hanya sekedar menunggu tanpa kepastian tapi menunggu dengan penuh pengharapan. Pemazmur menyatakan dengan indah dalam masa penantian seperti ini “Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!” Mazmur 27:14. Kuat dan teguh harus menjadi otot spiritual yang membuat kita semakin bersemangat dalam menanti dan menunggu apa saja yang Tuhan janjikan dalam hidup ini.

Sembari menunggu dan menanti mari menikmati olahraga otot-otot rohani kita. Nggak bakalan Tuhan lalai lupa dan menggagalkan order online sorgawi kita. Ciyeeeeeh….urusan lihat ojek online aja bisa jadi di rohanikan begini, ya memang hebat benar Tuhan dalam mengajar dan memberi pengetahuan sekaligus kebijaksanaan untuk menikmati hidup ini.

image

Advertisements

Tags: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: