TIKUS


Lagi enak-enak ngopi, tiba-tiba Oma teriak dari depan mesin cuci dibelakang, “mos…cepetan, ini tikusnya ada dipojok deket seng!” Segera saya beranjak berdiri dan menuju belakang, mengambil golok (serasa jagoan kaye bang Pitung gitu!) Trus mulai dengan pelan-pelan mendekati seng dipojokan. Ternyata nggak ada! Saya buka penutup mesin air, naaaah…dia mojok disitu! Saya mau tancepin nggak kena dia lari…

Masuk dikolong mesin cuci, saya dorong dengan ujung golok hampir kena ekornya, lari lagi. Akhirnya saya minta diambilin bambu kecil yang ujungnya sudah diruncingin di dapur. Saya mulai tusuk-tusuk kolong-lkolong didekat mesin cuci, hampir naik kabel, saya gebuk …..dheezzzz….kenaaaa! Tapi dengan cepat dia bangkit lagi, langsung lari. Terakhir keliatan lagi-lagi dia masuk lubang bikinan si Cika, segera saya tusuk-tusuk lagi, nggak ada yang keluar. Haaaaah….saya bongkar saja dari ujung sisi yang lain, tapi sudah tidak ada jejaknya. Hmmmm….nakal sekali dia!

Sayang hari ini gagal dalam perburuan tikus…kesel sih…sebel juga soalnya si Cika dan Coco mau beranak. Akhirnya saya buka-buka Pinterest nyari-nyari bahan yang natural untuk pengusir tikus, ternyata bisa dengan lada hitam. Kebetulan si mami waktu itu beli lada hitam bubuk buat masak pasta, jadilah saya pakai dulu. Semoga berhasil, si tikus kalau cium bau lada hitam pedas ini bersin-bersin dan nggak mau balik lagi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: