repair…failed= format!


Semalem bersama teman-teman menghabiskan malam dengan makan malam dan menikmati live music performance bersama di sebuah tempat makan, dan itu adalah momen pertama kali Abby nonton live music (thanks om Indra & tante Uchan traktirannya). Baidewei…kalo ada yang ngiri maap ya, jangan suka iri karena Tuhan bilang iri hati itu menimbulkan kekacauan dan segala perbuatan jahat (buka deh Yakobus 3:16).

Dan disaat menikmati dan mengabadikan momen-momen yang manis malam itu, tiba-tiba telepon seluler saya hang tidak bisa menyimpan foto. Lalu muncul tulisan untuk direpair untuk kartu memorinya, say klik ok…beberapa kali saya cek masih aman. Kemudian selama perjalanan pulang kembali terulang lagi dan sampai dirumah ternyata tetap tidak bisa berhasil. Repair…failed, perbaikan…gagal..gagal…sampai bikin tangan dan kepala gatal! Yup…berkali-kali dan prosesnya tetap tidak berhasil. Saya diamkan saja, mungkin besok pagi bisa sembuh pikir saya. Ya sudah tinggal tidur saja, dan mendapatkan ciuman selamat malam dari istri sembari membisikkan sesuatu…ttiiitttt(sensor ah!) Hahahahaha!

Dan pagi ini seperti biasa saya bangun, kemudian menikmati waktu pagi dalam proses “pelepasan”. Kemudian saya cek kembali telepon saya, ternyata tidak berubah…lha iyalah, eh maksudnya masih belum berhasil juga, once last try: repair…oke = failed! Fine…akhirnya saya buka laptop, saya cabut kartu memorinya dan saya scan, tidak terdapat masalah. Saya buka ulang dan saya lihat…bertanda merah, dan waktu dibuka foldernya memang terjadi masalah. Ya sudah, saya pindahkan file yang masih aman dan bisa terselamatkan, kemudian….
Kemudian…dengan terpaksa say format ulang kembali kartu memorinya! Bersih, sehat dan normal kembali hasilnya…but know what…memang ada resikonya, sudah ada warning sebelumnya, kalau diformat akan ada file dan lain sebagainya yang akan hilang, jadi…lagi-lagi ya sudah, saya relakan mau tidak mau! Then…I know that I’m losing so … So many pictures! Ada lebih dari seribuan foto yang belun sempat disimpan ulang hilang dalam prose format!

Whuaaaa….(Nangis dalam hati aja sih) karena ada beberapa foto-foto terakhir disekolah dengan anak-anak murid dan beberapa momen yang tidak bisa diulang lagi. Tapi tidak apa-apa. Sebuah pelajaran berharga yang mestinya bisa dipetik, kadang Tuhan mengijinkan sesuatu yang baik (meskipun nampaknya buruk dimata saya sebagai manusia) boleh terjadi, untuk mengajarkan sesuatu. Bahwa memiliki sesuatu entah barang atau apapun melebihi dari rasa sayang kita pada Tuhan yang lebih utama, suatu saat akan belajar tentang arti kehilangan. Itu yang paling sederhana.

Saya kehilangan seribuan lebih foto, tapi akhirnya saya bisa kembali membuat momen dengan foto yang baru. Dan terlebih lagi, saya bisa kembali beraktivitas dengan telepon seluler saya. Terimakasih untuk tetap mau repair saya Tuhan, karena service tidak pernah failed, saya berpikir format ulang dalam hal tertentu dikehidupan saya membuat saya lebih baik lagi.

Selamat pagi momen, selamat tinggal memori…let’s capture and save!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: