Bukti Seorang Bapak


Dua tangannya penuh tato, dengan memakai kaos tanpa lengan terihat jelas bentuk badannya yang terlihat kurus. Namun begitu semangatnya dia turun dari motor dan menggandeng anak perempuan berumur empat tahunan. Dengan sedikit berteriak pake bahasa inggris,”let’s go…” Dia membuka pintu mini market itu dan membawa anaknya kedalam.

Sesaat kemudian mereka keluar, dan ditangan sang anak terlihat sekotak kecil makanan kesukaannya, senyumnya lebar pertanda puas dengan apa yang dia miliki sekarang. Bapaknya mengangkat keatas motor, duduk didepan dan segera meninggalkan mini market itu.

Motornya menderu dan meninggalkan tanya saya, ah kasih sayangkah yang kau perlihatkan padaku? Atau hanya memuaskan keinginan anakmu? Sudahlah Mos, apa pedulimu…toh, dia bukan siapa-siapamu. Tapi tunggu… Apa peduliku? Jawabku pada diriku sendiri,”Aku peduli pada kasih sayang, aku peduli pada cinta, aku peduli pada bukti kasih seorang Bapak!”

“Saudara-saudara yang tercinta! Marilah kita mengasihi satu sama lain, sebab kasih berasal dari Allah. Orang yang mengasihi, adalah anak Allah dan ia mengenal Allah.” (I Yohanes 4:7 BIS).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: