Merendahkan Hati


Seorang bijaksana menulis seperti ini “Takut akan TUHAN adalah dasar pendidikan yang baik; kehormatan didahului oleh kerendahan hati.” Dan, pagi ini mendapatkan pelajaran yang langsung memaksa saya untuk merendahkan diri saya, meskipun memang di awalnya tentu saja saya agak terpancing emosinya.

Baru saja saya datang pagi ini, belum juga duduk sudah disambut dengan rentetan perintah yang seharusnya saya yang memerintah, bukan perintah sebenarnya namun bermaksud untuk meminta bagian yang seharusnya dikerjakan malah saya yang harus mengerjakan lagi. Dengan alasan untuk kreatifitas dan kreasinya lebih bagus, padahal maksud saya memberi contoh dulu adalah untuk memancing mereka, teman sekerja saya lebih produktif, kreatif dan maksimal. Tapi malahan dibalikin ke saya lagi. Ya sudah…jadi lagi-lagi saya harus melakukannya.

Dan, kembali lagi, pelajarannya ternyata buat saya, untuk dipertajam lagi. Dibentuk lagi, dibuat lebih mengerti bahwa sayalah yang harusnya melihat Tuhan sedang mengerjakan bagian yang baik, menantang saya untuk di didik, supaya saya mengerti bahwa kerendahan hati bukanlah sebuah hal yang gampang dimiliki, namun dilatih dari waktu ke waktu sehingga kehormatan nantinya menjadi bagian saya.

Terimakasih Tuhan untuk pelajarannya pagi ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: