Archive for August, 2014

Mie Ayam Pakde Tesi

August 31, 2014

“Raja itu akan menjawab, ‘Ketahuilah: pada waktu kalian tidak mau menolong salah seorang yang terhina ini, berarti kalian tidak mau menolong Aku.'” (Matius 25:45 BIS).

Saya dan istri sudah lama mengira orang ini sakit jiwa. Setiap pagi dan sore dia berjalan melewati jalan di tengah perkampungan, berputar dan bolak balik seperti tanpa tujuan dan kadang terlihat dari raut wajahnya seperti orang yang sedang mengalami depresi tingkat tinggi. Namun malam ini justru kami mendapatkan jawaban dari tanda tanya selama ini.

Tiba-tiba dia datang di tempat kami makan mie ayam malam itu dan menyodorkan sebungkus mie instan kepada penjual mie ayam. Dan kemudian terdengar percakapan diantara mereka, “memang dirumah kami nggak punya kompor?” tanya penjual mie ayam. “Laaah, boro-boro kompor pakdhe, rumah aja sampe mau rubuh, mana ada kompor di rumah?” Jawabnya. Kata si penjual mie ayam lagi,”lha iyo kalau nggak dibenerin bagaimana rumahnya nggak roboh!” Sambil tersenyum.

Lebih dari itu adalah, apa yang pakdhe penjual mie ayam ini lakukan. Dia melayani dengan baik laki-laki ini. Membuatkan mie rebus, menambahkan sayuran dan sedikit ayam dan membungkusnya dengan rapi, lalu menyerahkannya. Pelayanan yang baik, sebaik hatinya dengan ikhlas dan rela membantu orang yang bagi kami dengan salah prasangka menganggapnya sakit jiwa.

Saya tertegur dan belajar bahwa tindakan sederhana untuk menolong orang lain tanpa melihat keadaan, situasi dan kondisi alias tanpa syarat itu ternyata sederhana seperti menolong untuk membuatkan makan malam bagi orang lain. Yesus mengajarkan dengan jelas, menjadi penolong dan kepanjangan tangan-Nya untuk memperbaiki kehidupan orang lain, bahkan yang dianggap hina adalah tindakan mulia yang seharusnya saya bisa lakukan dengan sederhana, mudah dan tanpa prasyarat apapun juga. Terimakasih pakdhe sudah memberikan pelajaran berharga malam ini.

DAUN KERING

August 31, 2014

“Siapa mengandalkan harta akan jatuh seperti daun tua; orang yang saleh akan berkembang seperti tunas muda.” (Amsal 11:28 BIS).

Sore ini saya menjemput istri dikantornya, seperti biasa saya parkir motor didepan gedung tempat kantor istri saya bekerja. Saya berteduh dibawah pahon yang lumayan besar dan rindang, dipinggiran jalan. Tepat disebelah kanan saya pohon besar ini berada, dan disamping kirinya bersebelahan dengan tembok ada sebatang pohon palem yang mulai kering daun-daunnya.

Entah karena ada diposisi dibawah pohon sehingga pertumbuhannya kurang baik, atau memang tidak terawat dengan tidak disiram sehinggga pohon palem ini mulai layu daun-daunnya saya tidak tahu pasti.

Saya teringat seperti yang dikatakan pemazmur, “Orang itu berhasil dalam segala usahanya; ia seperti pohon di tepi sungai yang berbuah pada musimnya dan tak pernah layu daunnya.” (Mazmur 1:3 BIS). Pastinya ada sebab mengapa daun orang benar tidak pernah layu. Jawaban yang jelas dikatakan sebelumnya bahwa, “tetapi yang suka melakukan Perintah TUHAN dan merenungkannya siang malam.” (Mazmur 1:2 BIS). Ya demikianlah adanya, orang benar yang melakukan dan merenungkan firmanNya saja yang mampu hidup dengan sejahtera. Mereka yang mengandalkan hidup sepenuhnya kepada Tuhan tidak pernah kering dan layu. Namun mereka yang mengandalkan selain Tuhan, lambat laun akan layu, kering dan mati.

Seperti pemazmur katakan,” “[BUKU PERTAMA Kebahagiaan sejati] Berbahagialah orang yang tidak mengikuti nasihat orang jahat, tidak mencontoh orang berdosa dan tidak bergaul dengan orang yang menghina Allah, tetapi yang suka melakukan Perintah TUHAN dan merenungkannya siang malam.” “Orang itu berhasil dalam segala usahanya; ia seperti pohon di tepi sungai yang berbuah pada musimnya dan tak pernah layu daunnya.” (Mazmur 1: 1-3 BIS).

KADAL

August 22, 2014

::Kisah Seekor Kadal yang Terjepit Paku Selama 10 Tahun di Jepang ::

Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara tembok yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor kadal terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah paku. Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek paku itu, ternyata paku tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun.

Apa yang terjadi? Bagaimana kadal itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun?

Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak sedikitpun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal. Orang itu lalu berpikir, bagaimana kadal itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada paku itu!

Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan kadal itu, apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan. kemudian, tidak tahu darimana datangnya, seekor kadal lain muncul dengan makanan di mulutnya …. astaga!!

Orang itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor kadal lain yang selalu memperhatikan kadal yang terperangkap itu selama 10 tahun.

Sungguh ini sebuah cinta…cinta yang indah. Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor kadal itu. apa yang dapat dilakukan oleh cinta? tentu saja sebuah keajaiban.

Bayangkan, kadal itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun. Bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu menganggumkan.

(sumber: berbagipintar.blogspot.com)

SURPRISE

August 20, 2014

Sepasang suami istri baru menikah, si suami ingin memberikan ‘surprise’ pada istrinya. Suatu hari si suami berkata kepada istrinya:
– ‘Sayang, kita pergi yuk, tapi mata kamu harus ditutup yah…!!?!

– ‘Kok harus ditutup sih mas…?’ kata istrinya

– ‘Yah, pokoknya ada surprise untukmu….. ‘

Merekapun berangkat dengan taxi. Begitu sampe, mereka turun. Kemudian si suami mengajak istrinya masuk ke rumah baru yang dijadikan surprise untuk istrinya. Krn penasaran, si istri jadi resah dan perut jadi mules. Tapi si suami masih belum mengijinkan istrinya buka mata.

Si istri gak kuat ingin buang angin, tapi karena masih malu sama suaminya, si istri pura-pura minta tolong dibikinin minuman.

– ‘Mas, ambilin minum dong…buruan !!!’

Suaminya kemudian pergi ke dpur ambil minuman, ketika suaminya ke dpur, si istri buang angin: ‘tuuuuth..’

Pas si suami datang membawa minuman, ternyata si istri masih ingin buang angin, akhirnya dia bilang ke suaminya:

– ‘Mas minumannya kurang manis, tambahin gula lagi yah….’

Si suami pergi lagi untuk menambahkan gula pada minuman istrinya, ketika suaminya ke dpur, si istri kentut lagi, kali ini gas buang lbh gedhe: ‘dhuuuuuddd’….!!!.

Kemudian si suami datang lagi bw minuman, tapi ternyata si istri masih ingin buang angin, akhirnya dengan berat hati si istri minta ditambahkan gula lagi, saat si suami ke dapur istrinya kembali buang angin, dan untuk ke-3 kalinya, gas lebih serem & lebih panjang dari yang ke dua:

‘DhhRuuuootttt. ……dhodd ….dhodd…..dhodd……dhod’

Akhirnya si istri lega karena selesai buang anginnya.

Si suami tiba dan menyerahkan minuman & si suami membuka tutup mata si istrinya. Si istri terkejut ternyata di ruang itu sudah banyak orang, ada mertua, saudara-saudara ipar. Sambil malu-malu si istri bertanya pada mertuanya:
‘Oh Bapak, eh ibu, sudah lama datangnya….?!!?’
Sang mertua menjawab:
‘Sudah nak, sejak kentut pertama ..:D 😀

(sumber: http://humorkita007.blogspot.com/)

CINCIN

August 18, 2014

Seorang raja meminta tukang emasnya yang sudah renta untuk menuliskan sesuatu di dalam cincinnya.

Raja berpesan, “Tuliskanlah sesuatu yang bisa kamu simpulkan dari seluruh pengalaman & perjalanan hidupmu, supaya itu pun bisa menjadi pelajaran untuk hidupku.”

Berbulan-bulan si tukang emas yang tua itu membuat cincinnya, tetapi lebih sulit menuliskan apa yang penting di cincin emas yang kecil itu.

Akhirnya setelah berdoa, si tukang emas itu pun menyerahkan cincinnya pada sang raja.

Dan dgn tersenyum, sang raja membaca tulisan kecil di cincin itu. Bunyinya, “THIS TOO, SHALL PASS” (DAN YANG INI PUN AKAN BERLALU).

Awalnya sang raja tidak terlalu paham dengan apa yang tertulis di situ.

Tapi, suatu ketika, tatkala menghadapi persoalan yang pelik di kerajaannya, akhirnya ia membaca tulisan di cincin itu. Dan, ia pun menjadi lebih tenang, karena “Dan ini pun akan berlalu.”

Tatkala ia sedang bersenang-senang, ia pun tak sengaja membaca tulisan di cincin itu, “Dan ini pun akan berlalu”.
Lantas, ia menjadi rendah hati kembali.

Betul, Kawan..

Ketika Anda lagi punya masalah besar ataupun sedang dalam kondisi terlalu gembira, ingatlah kalimat itu:
“Dan ini pun akan berlalu.”

Kalimat ini, kalau direnungkan dengan bijak akan mengantarkan diri kita pada keseimbangan hidup.

Tidak ada satu pun yang langgeng.
Jadi, ketika Anda punya masalah, tidaklah perlu terlalu bersedih.
Tatkala Anda sedang senang, nikmatilah. Tetapi, jangan biarkan Anda larut apalagi mabuk dalam kesenangan.

Ingatlah.
Apa pun yang Anda hadapi saat ini, pasti..
“Dan ini pun akan berlalu.”

(Story taken from some source)

KECiL dulu

August 18, 2014

Mereka yang menunggu sampai memiliki kemampuan untuk melakukan semua kebaikan besar pada saat bersamaan akan berakhir dengan tidak pernah melakukan apa-apa. Karena kehidupan ini terbentuk dari hal-hal kecil. Karena kesuksesan sejati terbentuk dari kemampuan kita melakukan dengan baik hal-hal kecil tersebut.
~ Samuel Johnson ~

“Orang yang bisa dipercayai dalam hal-hal kecil, bisa dipercayai juga dalam hal-hal besar. Tetapi orang yang tidak bisa dipercayai dalam hal-hal kecil, tidak bisa dipercayai juga dalam hal-hal besar.” (Lukas 16:10 BIS).

“‘Bagus,’ kata tuan itu, ‘engkau adalah pelayan yang baik dan setia. Karena engkau dapat dipercayai dengan yang sedikit, saya akan mempercayakan yang banyak kepadamu. Masuklah dan ikutlah bersenang-senang dengan saya!'” (Matius 25:21 BIS).

Selamat setia dalam hal kecil dan siap menjadi besar, Tuhan memberkati!

MERDEKA ; BERKAT

August 16, 2014

“Hukum Allah sempurna dan mempunyai kekuatan untuk memerdekakan manusia. Dan orang yang menyelidiki dan memperhatikan baik-baik serta melakukan hukum-hukum itu, dan bukannya mendengar saja lalu melupakannya, orang itu akan diberkati Allah dalam setiap hal yang dilakukannya.” (Yakobus 1:25 BIS).

“Allah berkuasa memberi kepada kalian berkat yang melimpah ruah, supaya kalian selalu mempunyai apa yang kalian butuhkan; bahkan kalian akan berkelebihan untuk berbuat baik dan beramal.” (II Korintus 9:8 BIS).

”SAMPAH” KEHIDUPAN

August 14, 2014

Ada banyak hal yang sebenarnya menjadi sampah bagi pikiran dan emosi kita. Apa yang masuk dalam pikiran kita, itu menentukan tindakan dan kata-kata yang keluar. Takut, kuatir, dendam, sakit hati adalah sampah-sampah kehidupan yang perlu kita buang.

Isaac Newton pernah ditanya, bagaimana ia menemukan hukum gravitasi? Ia menjawab, dengan memikirkannya terus-menerus. Artinya, dengan terus berpikir maka sampah-sampah yang memenuhi pikiran kita pun akan keluar dengan sendirinya.
Periksa dan saringlah terus apa yang masuk ke pikiran Anda setiap hari. Buang dan gantilah semua yang merusak dan tidak berguna.

(By : Ruddy Kusuma dalam Momen Inspirasi)

selamat 5 tahun Abigail Clarissa Amos

August 13, 2014

Abigail Clarissa Amos, tidak terasa hari ini kau berulang tahun yang ke-5. Waktu ternyata begitu cepat berlalu…
Rasanya seperti baru kemarin kamu ditimang dalam dekapan kami.

Rasanya masih melekat setiap kali kamu menggigit hidung papi sebelum gigimu tumbuh, dan tetap menggigit papi…meski berganti di kuping…sekarang.

Rasanya tak pernah mengira begitu cepat kau sekarang sudah di TK B, dan mulai nyerocos dengan bahasa inggris ala dirimu yang super duper pede meski kacau tak bertenses…hahahaha.

Selamat ulang tahun pumpkin…
Selamat menikmati masa anak-anakmu, papi berharap kamu merasa dan mendapatkan yang terbaik yang kamu inginkan. Papi berharap tidak menyia-nyiakan masa keemasanmu dengan beban.

Selamat ulang tahun pumpkin…
Sekarang kamu bener-bener boleh makan permen, yaaah…meskipun tetap dibatasi. Tapi akhirnya kamu nggak perlu selalu bertanya lagi, “pap, kapan aku boleh makan candy, lima tahun masih lama ya?” … You are such an obedient girl!

Selamat ulang tahun pumpkin, semoga kelinci hadiah ulang tahun papi menjadi semangatmu bertambah untuk memelihara hewan piaraan. Semoga kamu tekun dan sayang merawat mereka, oh ya…jangan sering-sering diganti namanya. Papi bingung…!

Selamat ulang tahun pumpkin, aku melepaskan berkat atas hidupmu, kebaikan dan kemurahan Tuhan menyertai sepanjang hidumu!

Love you much…
Papi Amos

Kepahitan dan Kegagalan

August 13, 2014

Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang tamu. Tanpa membuang waktu, orang itu menceritakan semua masalahnya. Pak Tua yang bijak, hanya mendengarkannya dengan seksama. Ia lalu mengambil segenggam garam, dan meminta tamunya untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu kedalam gelas, lalu diaduknya perlahan.

“Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya..”, ujar Pak tua itu.

“Asin. Asin sekali”, jawab sang tamu, sambil meludah kesamping.

Pak Tua itu, sedikit tersenyum. Ia, lalu mengajak tamunya ini, untuk berjalan ke tepi telaga. Pak Tua itu, lalu kembali menaburkan segenggam garam, ke dalam telaga itu.

“Coba, ambil air dari telaga ini, dan minumlah. “Bagaimana rasanya?”.

“Segar.”, sahut tamunya.Dengan bijak, Pak Tua itu menepuk-nepuk punggung si anak muda.

“Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam garam, tak lebih dan tak kurang. Jumlah dan rasa pahit itu adalah sama, dan memang akan tetap sama.

“Tapi, kepahitan yang kita rasakan, akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu, akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu.”

Pak Tua itu lalu kembali memberikan nasehat. “Hatimu, adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu, adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan.”

source: http://www.facebook.com/kisahkisahinspiratif