Archive for March, 2013

Tradisi Paskah di Berbagai Negara

March 30, 2013

Telur yang dihias cantik dan kelinci Paskah menjadi ikon perayaan Paskah yang bisa dijumpai di berbagai negara. Meski begitu, setiap negara memiliki tradisi unik dalam merayakan Paskah. Di Indonesia, meski perayaan Paskah tidak semeriah saat Natal, setiap gereja biasanya mengadakan lomba menghias juga berburu telur Paskah untuk anak-anak. Selain Indonesia, negara-negara lain juga memiliki aneka tradisi unik untuk menyambut dan merayakan Paskah.

1. Finlandia
Di beberapa kota bagian barat Finlandia, masyarakat setempat melakukan tradisi membakar api unggun pada Minggu Paskah. Dalam tradisi Nordik, api dipercaya sebagai penangkal penyihir yang terbang saat Jumat Agung dan Minggu Paskah.

2. Polandia
Masyarakat Polandia merayakan Paskah dengan melakukan tradisi unik yang disebut Smingus-Dyngus. Pada Senin setelah Paskah, anak laki-laki akan melakukan tradisi ini dengan cara membasahi dan menyiram teman-teman mereka dengan berbagai cara, menggunakan pistol air mainan atau ember. Tradisi yang melegenda ini mengungkapkan bahwa ketika ada gadis yang berhasil tersiram, maka mereka dipercaya akan menikah di tahun ini. Siraman air tersebut melambangkan prosesi pembaptisan Pangeran Mieszko dari Polandia pada Senin Paskah tahun 966 SM.

3. Perancis
Jika kebetulan berada di Perancis saat Paskah jangan lupa untuk membawa garpu. Karena pada setiap tahunnya, omelet raksasa akan disiapkan di alun-alun utama kota Haux, Paris. Omelet ini terbuat dar sekitar 4.500 butir telur ayam dan bisa disantap oleh sekitar 1.000 orang.

Tradisi ini bermula ketika Napoleon dan tentaranya sedang bepergian melalui bagian selatan Perancis. Mereka kemudian berhenti di sebuah kota kecil dan menyantap omelet. Saking ia menyukai omelet, sejak itu Napoleon pun memerintahkan warga kota untuk mengumpulkan telur dan membuat omelet raksasa bagi pasukannya di hari berikutnya.

4. Corfu, Yunani

Pada Sabtu suci, masyarakat akan melemparkan pot tanah liat serta gerabah lainnya keluar jendela mereka dan menghancurkannya di jalanan. Hal ini merupakan tradisi unik yang dilakukan masyarakat pulau Corfu, Yunani yang disebut Pot Throwing. Banyak orang yang mengatakan bahwa kebiasaan ini berasal dari Venesia, di mana masyarakatnya memiliki kebiasaan membuang semua benda lama mereka. Melalui tradisi Pot Throwing ini, masyarakat Yunani meyakini lemparan pot gerabah merupakan simbol penyambutan musim semi, dan melambangkan tanaman baru yang akan tumbuh dalam pot baru.

5. Norwegia
Paskah adalah waktu yang populer bagi masyarakat Norwegia untuk membaca novel kejahatan yang hanya keluar dalam rangkaian thriller Paskah yang disebut Passkekrimmen. Tradisi ini sudah dimulai sejak tahun 1923, ketika sebuah penerbit buku mempromosikan novel kriminal baru di halaman depan sebuah surat kabar.

6. Italia dan Vatikan
Pada Jumat Agung, Paus memperingati Crucis Via (Jalan Salib) di Colosseum. Sebuah salib besar dengan obor yang menyala akan menerangi langit. Doa Jalan Salib ini diucapkan dalam beberapa bahasa. Misa Paskah dirayakan saat Sabtu Suci dan Minggu Paskah. Pada waktu inilah ribuan pengunjung akan berkumpul di Lapangan Santo Petrus untuk menunggu berkat yang diberikan Paus dari balkon Gereja, yang dikenal sebagai “Urbi Orbi Et” atau untuk kota dan dunia.

7. Ceko dan Slovakia

Jika ingin bepergian ke negara-negara Eropa timur saat Paskah, sebaiknya Anda sudah menyiapkan diri dengan kebiasaan berbeda di negara setempat. Termasuk di Ceko dan Slovakia dengan tradisi Senin Paskah. Di negara Eropa timur, terdapat tradisi di mana pria memukul perempuan dengan menggunakan cambuk buatan yang terbuat dari willow dan dihiasi dengan pita. Menurut legenda, pohon willow adalah pohon pertama yang mekar di musim semi, sehingga cabang ini diharapkan bisa mentransfer vitalitas dan kesuburan bagi perempuan. Cambukan ini tidak dimaksudkan untuk menimbulkan rasa sakit.

8. Verges, Spanyol
Pada hari Kamis Putih di kota Verges, Spanyol, masyarakat sudah mulai melakukan berbagai perayaan Paskah dengan melakukan tarian tradisional Dansa De La Mort, atau tarian kematian. Untuk mengenang kembali kisah sengsara Yesus, maka semua orang menggunakan kostum kerangka dan berparade di jalan raya. Prosesi ini berakhir dengan kehadiran orang menggunakan kostum kerangka yang menyeramkan sambil membawa kotak abu. Tarian ini dimulai pada tengah malam dan berlanjut selama tiga jam sampai pagi hari.

9. Washington DC, Amerika

Selama lebih dari 130 tahun, The White House menyelenggarakan Roll Easter Egg di South Lawn.Kegiatan utamanya adanya menggulirkan sebuah telur rebus berwarna dengan menggunakan sebuah sendok saji yang besar.

10. Hungaria
Sprinkling merupakan salah satu tradisi ala Hungaria yang paling populer saat Paskah. Tradisi ini dilakukan pada Senin Paskah, dan tradisi ini dikenal sebagai Ducking Monday. Para pria akan menyiram air wangi kepada anak perempuan. Penyiraman dan air ini dipercaya memiliki efek pembersihan, penyembuhan, kesuburan, dan rangsangan. Tradisi ini semakin bergeser, dengan mengganti penyiraman air dengan hanya menyemprotkan parfum, cologne atau air biasa.

http://female.kompas.com

Advertisements

Menghitung kembali berkat-berkat Allah

March 28, 2013

 

“Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya” (Amsal 10:22)

 

Para musafir merayakan hari ucapan syukur yang pertama, selama musim dingin kedua di dunia baru Amerika. Dalam suatu pengertian yang nyata, itu adalah satu hari ucapan syukur yang aneh, karena tidak banyak hal yang harus disyukuri. Musim dingin yang menyeramkan itu telah menewaskan hampir setengah anggota koloni Plymouth. Hampir tidak ada keluarga terluput tanpa kehilangan orang yang dicintai. Tetapi pengharapan baru tumbuh di musim panas tahun 1621. Panen jagung melimpah membawa sukacita. Gubernur William Bradford mengeluarkan perintah  agar satu hari disisihkan untuk pesta dan berdoa. Hal ini memperlihatkan rasa syukur penduduk baru yang masih hidup.

 

Para wanita di koloni itu menghabiskan waktu berhari-hari menyiapkan pesta itu. Makanan direbus, dipanggang dan dibakar. Bahkan anak-anak disubukkan membolak-balikkan panggangan di atas api. Pada saat tragedi nasional, para warga melihat apa yang mereka miliki, bukan pada apa yang telah hilang dari mereka. Meskipun mereka menangis karena kematian orang yang mereka cintai, iman mereka telah menuntun kepada sukacita kebaikan Allah yang mengagumkan.

 

Ucapan syukur mengarahkan kita pada hal-hal baik yang kita miliki. Itu mengangkat kita diatas kehilangan. Itu berbicara kepada kita tentang Allah yang telah memenuhi kebutuhan kita. Bersukacita atas berkat yang telah Allah berikan.

 

Ucapan syukur bukan sekedar satu hari, itu sesuatu keadaan pikiran. Ucapan syukur bukanlah suatu acara sekali setahun, tetapi sikap setiap harinya. 

 

Mempraktikan ucapan syukur setiap hari saja, itu membuat suatu perbedaan. Suatu sikap bersyukur atau ucapan syukur merubah stres yang merusak kesehatan menjadi sukacita yang mengubahkan kehidupan. 

 

Penulis motivasional, Melody Beattie menulis, “Bersyukur membuka kesempurnaan hidup. Itu mengubar apa yang kita miliki menjadi cukup, dan bahkan lebih. Itu mengubah penyangkalan menjadi penerimaan, kekacauan menjadi keteraturan, kebimbangan menjadi kejelasan, Itu dapat mengubah makanan biasa menjadi pesta, rumah menjadi keluarga, seorang asing menjadi seorang kawan. Sikap bersyukur menerima masa lalu, kedamaian untuk hari ini, dan menciptakan sebuah visi baru untuk besok.”

 

Hati yang besyukur melihat kehidupan melalui mata yang baru. Bukannya mengeluhkan tentang apa yang kurang, hati yang bersyukur merayakan apa yang dimiliki.

 

Tuliskan 10 hal yang anda syukuri untuk setiap hari. Bacalah daftar tersebut dan anda akan lebih bersyukur daripada sebelumnya.

 

Cell Phone vs. Bible

March 26, 2013

Wonder what would happen if we treated our Bible like we treat our cell phones.

What if we carried it around in our purses or pockets

What if we turned back to go get it if we forgot it

What if we flipped through it several times a day

What if we used it to receive messages from the text

What if we treated it like we couldn’t live without it

What if we gave it to kids as gifts

What if we used it as we traveled

What if we used it in case of an emergency

I was thinking on my way home, got touched by the spirit, so I wrote this so you can hear it. Its just something to think about

Something to make you say hmmmmmmmmmmmmm, and where is my Bible?

– Anonymous

 

JIKA KATA TELAH TERBATAS

March 25, 2013

“Jawablah aku dengan segera, ya TUHAN, sudah habis semangatku! Janganlah sembunyikan wajah-Mu terhadap aku, sehingga aku seperti mereka yang turun ke liang kubur.” Mazmur 143:7

Saat kelelahan menyerang di situasi yang membuat pikiran dan hati kita tidak bisa lagi menikmati ketenangan dan damai sejahtera, bahkan doa tak lagi selancar dan semudah seperti biasanya, apa yang harus kita lakukan?

Kadang, hanya dengan sebuah kata yang singkat, yang tak terungkapkan begitu rupa karena tekanan yang terjadi, itu bisa mewakili pikiran dan hati kita.

“terima kasih Tuhan.”

Itu saja cukup!

“Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.” Roma 8:26

Entah panjang atau pendek, doa yang terucapkan selalu diterima-Nya, dan kesesakan yang ada akan terjawab pasti oleh-Nya. Dia selalu mendengar setiap kata yang terbatas yang menjadi doa kita.

Sepuluh Perintah Untuk Penulis Kristen

March 11, 2013

Dari mana Anda memulainya?

Bila Anda adalah seorang penulis Kristen, maka Anda memunyai ukuran tambahan dalam hal tanggung jawab menuliskan kata-kata yang sesuai dengan hati Tuhan. Standar integritas dan kebenaran yang lebih besar juga menjadi tanggung jawab Anda kepada Tuhan dan juga pembaca Anda. Oleh sebab itu muncullah standar kesempurnaan yang terus berkembang dalam penerbitan Kristen bagi seluruh penulis Kristen. Dengan seluruh harapan-harapan ini maka bagaimana Anda mulai menulis kata-kata Anda yang mencerminkan hati Tuhan?

Perintah Untuk Penulis

Tempat yang tepat untuk memulai adalah Sepuluh Perintah Tuhan. Berikut ini adalah penyesuaian dari Sepuluh Perintah untuk para penulis Kristen. Anda bisa membaca versi aslinya di Ulangan 5:7-21.

1. Anda tidak boleh menulis kata-kata yang mengutamakan seseorang atau sesuatu apa pun di atas Tuhan.

Sulit sekali di dalam budaya kita yang dipenuhi oleh artis dan selebritis untuk menulis tentang tokoh atau orang terkenal tanpa menaruh mereka di sebuah altar seperti objek pujaan. Namun, hal ini bisa dilakukan jika Anda menulis tentang segi kemanusiaan orang tersebut. Tuliskan bagaimana orang terkenal ini memakai celananya pada pagi hari, sama seperti orang-orang lainnya … setiap kali dimasukkan satu kaki. Ingatlah bahwa ketika Anda menulis segi kemanusiaan seseorang, tidak berarti Anda harus menulis sesuatu yang meremehkan, merendahkan, atau menghina harga diri seseorang sebagai orang yang diciptakan segambar dengan Allah.

2. Anda tidak seharusnya memuja sebuah hasil karya tulis atau seorang penulis melalui kata atau perbuatan. Anda tidak seharusnya memuja sebuah hasil karya tangan.

Ketika Anda menjadi seorang penulis maka hasil tulisan dan penulis lain secara tak sengaja bisa menjadi objek pujaan. Pujaan berarti segala sesuatu yang memikat Anda untuk terus mengabdi dan berbakti kepadanya. Tulisan dan penulis bisa menjadi idola dan objek pujian bagi semua penulis. Begitu pula dengan tulisan Anda sendiri. Berhati-hatilah, jagalah hati Anda dan gunakan tulisan Anda sebagai suatu bentuk pujian dan bukan sebagai pengganti untuk pujaan.

3. Anda tidak boleh menggunakan nama Tuhan untuk mengenalkan tulisan Anda dan untuk tujuan membuat cerita Anda “Kristen”.

Anda bisa menjadi orang Kristen yang murni dan penulis yang hebat tanpa pernah menyebutkan nama Tuhan dalam tulisan Anda. Anda lihat, menggunakan nama Tuhan dengan sia-sia benar-benar berarti menggunakan nama Tuhan untuk melayani tujuan-tujuan Anda sendiri. Anda sama sekali tidak pernah boleh melakukan itu dalam tulisan atau dalam usaha promosi Anda. Hormatilah Tuhan melalui keterampilan menulis Anda. Dalam segala hal, hindarilah dalam tulisan Anda menyamarkan nama Tuhan untuk kepentingan pribadi.

4. Anda harus beristirahat menulis satu hari setiap minggu untuk memuji dan menyembah Tuhan.

Anda tidak harus menulis setiap hari! Beristirahatlah, nikmatilah kehadiran Tuhan, nyanyikan sebuah lagu, gunakan waktu untuk bersekutu dengan saudara seiman, nikmatilah saat-saat untuk melakukan kreasi yang lain selain menulis. Pujilah dan sembah Tuhan karena Dia adalah Tuhan.

5. Anda harus selalu menghormati orang tua Anda dalam tulisan Anda. Ketika Anda menulis tentang orang tua Anda, Anda harus mengenali bagaimana mereka memengaruhi hidup Anda namun hindarilah mengungkapkan rahasia-rahasia keluarga untuk kepentingan ceritanya.

Beberapa orang mungkin tidak setuju dengan saya tentang perintah ini. Namun, ada sesuatu yang alkitabiah yang bisa dijadikan teladan untuk tidak mengungkapkan dosa orang tua Anda. Teladan itu dilakukan pada zaman Nuh. Setelah banjir, Nuh menanami kebun anggur dan kemudian mabuk. Ketika mabuk, dia berbaring telanjang di tendanya. Anak bungsu Nuh, Ham, melihatnya dan memanggil dua saudaranya, Sem dan Yafet. Tetapi kedua saudaranya ini kembali ke tenda dengan membawa selimut dan menutup ayahnya yang telanjang. Ketika Nuh sadar, dia mengutuk Ham tetapi memberkati Sem dan Yafet (Kejadian 9:21-25). Ingatlah, kasih menutupi segala dosa.

Bila Anda menulis tentang ayah atau ibu Anda perhatikan baik-baik apa yang Anda tulis dan bagaimana Anda menulisnya. Jangan meremehkan kemampuan dan reputasi Anda sebagai penulis untuk mengutarakan secara rinci segala keburukan keluarga Anda.

Saya sering memikirkan hal ini. Menceritakan seluruh cerita keluarga telah dilakukan oleh banyak penulis dan mungkin ditulis lebih baik daripada yang pernah saya tulis. Jadi, mengapa saya membuang waktu dan akibatnya membuat Tuhan tidak senang? Dan mengapa tidak menghormati ayah dan ibu? Perlu Anda ketahui, saya berasal dari keluarga yang sangat berantakan dan dibesarkan di panti asuhan.

6. Anda tidak boleh membunuh, mengumpat, atau memfitnah siapa pun dengan menggunakan kata-kata Anda.

Tulislah cerita-cerita yang bernafaskan kehidupan dan harapan. Bila Anda harus menulis cerita nonfiksi tentang kejahatan seseorang, tulislah kebenarannya (pastikan bahwa itu adalah benar dan bukan fakta interpretasi seseorang) dan tulislah untuk menyatakan hati Tuhan.

7. Anda tidak boleh menulis kata-kata intim, yang menjurus pada keinginan seksual kepada seseorang yang bukan pasangan Anda.

Bila Anda sudah menikah Anda tidak boleh menulis surat cinta kepada orang lain kecuali pasangan Anda. Bila Anda belum menikah maka Anda hanya boleh menulis surat yang menunjukkan kasih dan kekaguman Anda pada sifat-sifat yang tidak terlihat dalam diri orang lain dan hindarilah komentar-komentar yang menjurus pada masalah seksual. Kidung Agung dipenuhi dengan metafora yang membuat orang malu. Bahasa yang menunjukkan gairah memang terdapat dalam Alkitab tetapi hanya dapat diterima dalam lingkup hubungan suami istri.

8. Anda tidak boleh merampas, mencuri, atau “meminjam” kata-kata dari penulis lain untuk Anda akui sebagai kata-kata Anda.

Allah itu kreatif dan bisa memberi Anda cerita-cerita, ilustrasi-ilustrasi, dan ide-ide dalam imajinasi Anda yang paling liar. Jadi, mengapa mengambil kata-kata orang lain ketika Tuhan adalah sumber terbaik Anda?

9. Anda tidak boleh menggunakan kebohongan untuk melawan orang lain.

Tulislah selalu kebenaran dalam kasih. Dengan demikian, Anda tidak harus mengingat apa yang Anda tulis dan pada saat yang sama Anda akan merasa lebih baik tentang tulisan tersebut.

10. Anda tidak boleh menginginkan ketenaran, keberuntungan, atau keberhasilan yang dimiliki oleh orang lain.

Frank Peretti, Max Lucado, Jerry Jenkins, Brock dan Bodie Thoene dan lain sebagainya dan penulis-penulis Kristen hebat lainnya yang telah mendapatkan keberhasilan yang pantas sebagai penulis. Anda bisa belajar dari mereka dan tumbuh menjadi seorang penulis tetapi jangan pernah ingin mencuri hasil dari kerja mereka. Tuhan menciptakan pria dan wanita hebat sebagai contoh pertumbuhan dan perkembangan pribadi kita. Anda boleh menginginkan tingkat keterampilan seperti mereka tetapi Anda tidak boleh menginginkan hasil yang telah mereka capai. Saya memandang hal ini seperti berikut, Tuhan memberi lebih karena kerja keras mereka dan itu bukanlah sesuatu yang saya miliki. Jadi, saya rasa setiap penulis Kristen seharusnya bekerja keras, menulis dengan baik dan menyerahkan hasilnya kepada Tuhan.

Itulah sepuluh hukum versi saya untuk penulis Kristen. Sediakan waktu untuk menelaah secara pribadi dan lihatlah sejauh mana Anda telah melakukan daftar tersebut. Lalu, mungkin Anda dapat menyediakan waktu untuk menulis sepuluh hukum versi Anda sendiri. Saya percaya ketika Anda mengikuti prinsip-prinsip yang terdapat dalam Sepuluh Hukum Allah maka Anda akan menulis untuk menginspirasi pembaca! (t/Ratri)

http://pelitaku.sabda.org/

Diterjemahkan dan disunting seperlunya dari:

Judul situs : writetoinspire.com
Judul asli artikel : Ten Commandments for Christian Writers
Penulis : Glenn White
Alamat URL : http://www.writetoinspire.com/article1277.html